Home / Wisuda IAIN Pontianak / ADANYA KETERLAMBATAN PEMBAGIAN TOGA MENJELANG WISUDA, MAHASISWA: “KAMI KECEWA”

ADANYA KETERLAMBATAN PEMBAGIAN TOGA MENJELANG WISUDA, MAHASISWA: “KAMI KECEWA”

Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak berbondong-bondong menentang pihak kampus terkait pembagian toga didepan Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan (AUAK). (6/8/2025)

IAIN Pontianak menyelenggarakan Wisuda yang ke-XX pada kamis esok hari. Akan tetapi wisuda yang seharusnya menjadi upacara sakral dalam menandai selesainya pendidikan seseorang tidak dirasakan oleh Peserta Wisuda ke-XX IAIN Pontianak.

Terindikasi adanya cacat teknis menyebabkan banyak peserta wisuda yang kecewa akan prosedur pihak kampus yang buruk. Pengumuman yang tersebar, tepat hari ini pada pukul 07.30-15.00 Waktu Indonesia Barat (WIB) dijadwalkan untuk para peserta melakukan pengambilan toga di Gedung Biro AUAK IAIN Pontianak. Kendati demikian, hingga menjelang akhir petang benda yang ditunggu tak kunjung sampai digenggaman pemiliknya.Salah satu peserta Wisuda XX berinisial RC mengungkapkan kekecewaannya kepada pihak kampus,

“Seharusnya yang berwenang mengurus toga bisa disiplin terkait pembagiannya, kenapa tidak dari kemarin diantar, hari ini dibagikan hari ini baru diantar, terkesan panitia tidak ada persiapan dan lalai, jangan hanya kita saja yang didisiplinkan pas wisuda datang terlambat lalu kena tutup pintu” ungakpnya.

Dengan riuhnya protesan yang terjadi, pihak kampus dengan mengatas namakan Rektor dan Pelaksana Harian sigap memberi informasi via pesan WhatsApp terkait kendala tersebut,

“Assalamu’alaikum wr wb, Diinfokan ke para peserta Wisuda XX, sehubungan ada kendala teknis dari penyedia Toga, kami sampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya, mengingat sampai jam saat ini kami panitia masih berkoordinasi dengan penyedia dan pimpinan, maka untuk pembagian toga akan kami sampaikan info selanjutnya, dan kepada teman-teman diperkenankan untuk kembali ke rumah/tempat masing-masing” pesannya.

Mengingat wisuda adalah salah satu momen sakral untuk mahasiswa, keluarga, pihak kampus dan lainnya, hendaknya tidak ada lagi ditemukan kecacatan-kecacatan teknis seperti ini. Segala kecacatan bisa dijadikan evaluasi serta pembelajaran untuk pihak kampus dalam menangani wisuda atau momen sakral lain kedepannya.

Penulis: Aulia Tridisa Ramadhanti

Loading

Tag:

Satu Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *