Timeline Pemilihan Raya Mahasiswa (Pemirama) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak kembali dilanjutkan menjadi sesi wawancara bakal calon Dewan Eksekutif Mahasiswa Institut (DEMA-I) setelah 2 kali diberhentikan sementara oleh pihak penyelenggara. Namun hari ini, ketika akan melanjutkan sesi wawancara, Sekretariat Senat Mahasiswa Institut (SEMA-I) ditemukan dalam keadaan terkunci tanpa sepengetahuan Komisi Pemilihan Raya Mahasiswa (KPRM) dan Panitia Pengawas Pemilihan Raya Mahasiswa (Panwasram) pada 11 Mei 2026.
Sekretariat SEMA-I memang diberi pengamanan dengan rantai gembok kecil, akan tetapi pihak penyelenggara mendapati siang ini terdapat kunci gembok tambahan yang terpasang di Pintu Sekretariat. Pada hari sebelumnya, Panwasram masih mengadakan rapat internal untuk membahas salah satu gugatan paslon. Ketua KPRM, Salrus, mengaku pada saat rapat dilaksanakan ruangan masih terbuka dan normal.
“Pada saat kami mengadakan rapat ruangan masih terbuka dan normal saja, kunci gembok juga hanya dipegang oleh ketua KPRM dan ketua SEMA. Namun saat kami ingin mengadakan wawancara, kami menemukan ruangan Sekretariat digembok oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, sehingga kami terhambat untuk melaksanakan wawancara DEMA-I,” jelas Salrus.
Ia juga mengatakan bahwa mereka sempat mendapatkan intervensi oleh orang-orang diluar pihak penyelenggara.
“Kami ingin mengadakan wawancara Pasangan Calon (Paslon), tetapi kami terintervensi oleh orang-orang yang tidak senang dengan kami,” tambahnya.
Pihak penyelenggara lalu melaporkan kejadian ini ke pihak keamanan Kampus dan ditanggapi dengan baik serta bertindak cepat. Sirajudin, selaku pihak keamanan membantu membuka ruangan tersebut menggunakan palu dan pahat.
“Kalo ada lagi digembok disitu, langsung buka saja kayak tadi pake palu,” ujarnya usai membuka pintu tersebut.
Setelah ruangan terbuka, Salrus menyampaikan harapan untuk seluruh mahasiswa yang berpartisipasi dalam pesta demokrasi ini.
“Kami berharap semua mahasiswa di IAIN Pontianak sportif dan objektif dalam menanggapi semua isu tentang Pemirama, agar tidak terjadi hal-hal semacam ini kembali,” tutupnya.
Penulis : Jurnalis Warta
Penyunting : Olive
![]()





