Sabtu, 07 Oktober 2023 tepatnya di Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) telah resmi dibuka kegiatan Malam Kontemplasi yang diselenggarakan selama dua hari. Kegiatan ini diadakan oleh Komunitas Santri (KOMSAN), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak yang bertemakan “Membentuk Regenerasi yang Solid, Loyalitas dan Berkualitas”.
Kegiatan ini dihadiri sebanyak 30 peserta. Selain itu, juga hadir Zarkasih, M.M. yang merupakan penasehat harian KOMSAN sekaligus dosen IAIN Pontianak dan Muhammad Syahrun, S.E., M.M. selaku Kepala Bagian (KABAG) Umum dan Layanan Akademik Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan (AUAK) IAIN Pontianak.
Malam Kontemplasi merupakan acara resmi pengukuhan anggota baru KOMSAN, yang bertujuan menciptakan para aktor-aktor khususnya dalam dunia teater. Selain itu, acara ini juga menjadi wadah agar para peserta lebih akrab kepada sesama anggota dan pengurus komunitas santri.
Desta selaku Ketua Umum Komunitas Santri berharap bahwa acara ini mampu meningkatkan solidaritas antar anggota dan para pengurus lainnya.
“Saya berharap, dengan adanya malam kontemplasi ini mampu meningkatkan solidaritas kita, baik sesama anggota, anggota dan pengurus, bahkan sesama pengurus”, ungkap Desta.
Muhammad Syahrun mengatakan acara ini dapat menjadi awal mula perkembangan wawasan dan etika yang lebih luas lagi bagi para peserta. Beliau juga berpesan untuk selalu fokus pada jalan yang telah dipilih para peserta untuk selalu fokus pada komitmennya di KOMSAN IAIN Pontianak.
“Apapun aktivitasnya, baik di dunia teater atau bukan, kalian harus tetap fokus pada jalan yang telah kalian pilih. Kalian juga harus mampu berkomitmen terhadap apa yang telah kalian putuskan”, Ucar Syahrun.
Syahrun mengharapkan kepada anggota KOMSAN yang akan segera dikukuhkan ini untuk mampu membawa nama IAIN Pontianak agar lebih dikenal banyak orang, dengan mengembangkan divisi solo seperti monolog dan lain sebagainya.
“Saya berharap KOMSAN IAIN juga mengembangkan seni akting solo seperti monolog, agar lebih dikenal banyak orang. Karena sepengetahuan saya, lebih mudah mengenalkan penampilan solo daripada grup. Karena ya kalau grup agak susah kita bawa ya. Tapi bukan berarti saya tidak banyak berharap pada grup teater ini”, tutup Syahrun.
Penulis: Paula
Editor: Gaga
![]()





