Home / Warta Pontianak / MENGATASI DEPRESI SAAT TUGAS KULIAH MENUMPUK

MENGATASI DEPRESI SAAT TUGAS KULIAH MENUMPUK

wartaiainpontianak.com Hai sobat mahasiswa, bagaimana kuliahnya sampai saat ini, lancar? semoga masih aman yah. Kira-kira setuju tidak kalau kehidupan diperkuliahan itu memang penuh dengan drama dan tantangan, baik itu berupa kompetisi antar mahasiswanya maupun tugas-tugas kuliah yang seperti tiada habisnya. Hal ini kadang dapat menjadi tekanan bagi mahasiswa dan dampak buruknya dapat menyebabkan strees bahkan depresi. Sebelumnya sobat mahasiswa sudah tahu belum apa itu stress dan depresi? nah, sebelum memvonis diri kita mengalami depresi atau stress, ada baik nya temen-temen kenali dulu perbedaan kondisi depresi dan stress.

Kevin Leivers, seorang ahli farmasi menjelaskan perbedaannya depresi dan stres secara sederhana, yaitu
“Depresi adalah kesedihan terus menerus dalam jangka waktu yang panjang dan membutuhkan perawatan. Sementara stres terbentuk dari tekanan emosional dan mental.”

Depresi merupakan suatu penyakit kejiwaan yang menyebabkan seseorang merasa stress secara berlebihan karena mendapatkan tekanan terus menerus-menerus terhadap mental dan emosi seseorang. Keadaan ini membuat seseorang merasa hilang semangat dan motivasi, mudah lelah dan merasakan kesedihan yang terus menerus. Kondisi seperti ini tidak boleh dibiarkan dan harus cepat ditangani.

Seorang mahasiswa yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi ternyata sangat rentan mengalami depresi karena kewajiban mengerjakan tugas perkuliahan yang menumpuk. Akibat dari tekanan berlebihan yang didapatkan, seorang mahasiswa justru akan kehilangan motivasi belajar serta gangguan emosional yang tidak wajar. Bahkan dampak terburuk yang telah terjadi yaitu banyak kasus mahasiswa yang bunuh diri akibat depresi.

Kondisi seperti ini patut mendapat perhatian khusus dan harus dicegah. Untuk itu, teman-teman sebagai seorang mahasiswa sepatutnya dapat mengambil tindakan pencegahan yang bisa dimulai dari diri sendiri.
Berikut beberapa tips untuk mencegah dan mengatasi depresi yang dapat kita terapkan.

1. Menejemen waktu

Padatnya jadwal perkuliahan terkadang membuat kita kesulitan membagi waktu antara kehidupan pribadi dan kegiatan dikampus, belum lagi tugas-tugas dari dosen yang tumpang tindih. Nah, disini kita dituntut untuk bisa disiplin dalam mengerjakan tugas kuliah agar selesai dengan tepat waktu, sehingga tidak menumpuk dan akhirnya membuat kita kualahan, ketika mengerjakannya dalam waktu bersamaan. Jangan lupa untuk beristirahat yang cukup dan meluangkan waktu untuk melakukan kegiatan yang kita sukai.

2. Menyaring circle pertemanan

Katanya mendapatkan teman
yang baik juga merupakan rezeki yang patut disyukuri. Di kampus, kita dapat memilih orang-orang yang sekiranya cocok dan sefrekuensi, agar bisa menjadi teman seperjuangan untuk membantu dan berbagi keluh kesah. Mengerjakan tugas kuliah pun menjadi ringan dan beban berkurang. Jauhilah orang-orang yang sekiranya mempunyai sifat toxic yang dapat memberikan dampak negative terhadap emosional kita

3. Menumbuhkan motivasi belajar

Salah satu dampak dari depresi adalah kehilangan motivasi belajar, jika sudah begini sebaiknya yang harus dilakukan adalah mencoba mengenali diri sendiri terlebih dahulu. Dari situ kita dapat melihat apa tujuan kita sebenarnya sehingga dapat menumbuhkan semangat dalam diri sendiri. Hal ini juga perlu dukungan dari orang-orang terdekat, maka sangat dianjurkan untuk kita terbuka dengan orang-orang yang tepat.

4. Mengatur pola makan yang sehat dan olah raga

Depresi dalah masalah serius yang dapat mempengaruhi kesehatan jasmani, oleh sebab itu makanlah makanan yang sehat dan teratur, bila perlu dibarengi dengan olah raga yang tepat disela-sela padatnya perkuliahan agar tetap bugar. Karena sudah terbukti, berolahraga juga dapat mengurangi stress yang dialami seseorang.

Penulis: Cici
Editor: Rifqi Alfurqon

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *