Sabtu, Februari 24, 2024
BerandaNarasiBunuh Diri Bukan Menjadi Solusi

Bunuh Diri Bukan Menjadi Solusi

Dunia perkuliahan di Indonesia sedang tidak baik-baik saja Dugaan kasus bunuh diri yang terjadi pada mahasiswa ini pun menarik perhatian publik. Sebab, angkanya terus bertambah dan cukup tinggi. Bahkan, berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 2019, Indonesia memiliki rasio bunuh diri sebesar 2,4 per 100 ribu penduduk.

Dalam minggu ini kita sedang di kagetkan dengan kasus mahasiswa bunuh diri yang terjadi di Tanah Air Yang kita cintai ini. Peristiwa terbaru terjadi pada Selasa, 10 Oktober 2023 yang melibatkan seorang mahasiswi Universitas Negeri Semarang (Unnes).

Dikutip dari Tempo.com Dugaan Kasus mahasiswa bunuh diri yang terjadi pada seorang mahasiswi Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang berinisial NJW. Mahasiswi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam tersebut ditemukan tewas di area pintu keluar parkir Mall Paragon Semarang, Jawa Tengah, pada Selasa, 10 Oktober 2023.

Kepala Polsek Semarang Tengah Komisaris Indra Romantika mengatakan dugaan sementara korban bunuh diri dari lantai empat area parkir.
“Belum diketahui penyebab pasti dari kejadian tersebut, namun polisi menemukan tas milik korban NJW, tanda pengenal dan kartu mahasiswa, serta secarik surat yang berisi permohonan maaf kepada keluarga”

Bunuh diri adalah sebuah tindakan sengaja yang menyebabkan kematian pada dirinya sendiri. Bunuh diri sering dilakukan oleh orang-orang yang mempunyai depresi dan putus asa terhadap hidupnya sendiri.

Ada beberapa masalah yang dihadapi oleh mahasiswa yang dapat mengakibatkan stres tinggi hingga berpikir untuk bunuh diri. Di antaranya adalah keuangan, masalah dengan dosen, hubungan akademis, permasalahan dengan teman, masalah percintaan, dan gangguan kesehatan. Faktor yang dapat mempengaruhi orang untuk bunuh diri adalah tingkat depresi yang tinggi, kecerdasan emosional yang rendah, tipe kepribadian, dan minimnya dukungan sosial.

Ciri-ciri orang yang ingin bunuh diri dapat dilihat dari Keinginan untuk bunuh diri atau mengakhiri hidup. Seperti Membicarakan kematian ingin pergi jauh selama-lamanya, Merasa tidak ada harapan; putus asa, Tidak ada alasan untuk hidup, Merasa menjadi beban bagi orang lain, Merasa terjebak, Merasa tidak kuat menahan sakit

Dikutip Dari alodokter.com
Ada beberapa Langkah-Langkah Pencegahan Bunuh Diri
Ketika orang yang Anda kenal menunjukkan tanda-tanda ingin mengakhiri hidup, ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan sebagai upaya pencegahan bunuh diri. Berikut adalah langkah-langkahnya:
1. Ajak berdiskusi dan jadilah pendengar yang baik
Orang yang berkeinginan untuk bunuh diri biasanya sedang mengalami suatu masalah berat. Oleh karena itu, peran orang terdekat sangat penting dalam membuka percakapan hangat agar ia mau berbagi cerita terkait masalah yang sedang dialaminya.
2. Bantu selesaikan masalahnya semampu Anda
Orang yang memiliki keinginan untuk bunuh diri sangat menderita secara emosional. Bunuh diri dianggap sebagai satu-satunya jalan keluar bagi orang yang tidak bisa menghadapi masalahnya sendiri. Oleh karena itu, cobalah untuk tawarkan bantuan apa saja yang mungkin ia butuhkan.

3. Jangan biarkan kesepian
Karena bunuh diri sering kali dilakukan secara diam-diam, sebisa mungkin jangan biarkan ia sendirian dan temani agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Tidak harus selalu berada di sisinya setiap saat, Anda bisa menghubunginya lewat panggilan telepon, video call, atau pesan teks sebagai pencegahan bunuh diri.

4.Ajak untuk menemui psikolog atau psikiater

Bila memang usaha Anda belum juga berhasil merubah niat atau sikapnya untuk melakukan bunuh diri, satu-satunya jalan terbaik yang bisa Anda lakukan adalah mengajaknya ke psikiater. Dengan begitu, ia pun bisa mendapatkan penanganan yang tepat sesuai dengan penyebab yang mendasari pikiran dan perilakunya untuk bunuh diri.

Jadi pada dasarnya bunuh diri bisa di cegah dengan baik selama keluarga dan temannya ikut peduli untuk membantu serta mencari jalan keluar dari permasalahan yang dihadapi orang tersebut.

 

Penulis : Zikri Faiqah

Editor    : Jego

 

 

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments