Mengunjungi Rumah Sakit Jiwa bisa menjadi pengalaman yang tidak biasa bagi seseorang yang baru pertama kali masuk ke dunia Psikologi, banyak hal edukatif yang dapat diambil dan dipelajari. Selasa (20/01/2026) Mahasiswa Program Studi (PRODI) Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUSHA) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) melaksanakan kunjungan lapangan berbasis edukasi ke Rumah Sakit Jiwa Provinsi Kalimantan Barat.
Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Kalimantan Barat yang berdiri pada tahun 1935 oleh pemerintah Hindia Belanda dengan nama Koloni Orang Sakit Jiwa (KOSJ) ini dipilih untuk menjadi lokasi kunjungan karena memiliki pengalaman panjang dalam bidang pelayanan kesehatan, terutama dalam penanganan kesehatan jiwa. Berlokasi di Jalan Raya Singkawang-Bengkayang Km 15 Kelurahan Bagak Sahwa Kecamatan Singkawang Timur, dimana lokasi ini memiliki kecenderungan cukup jauh dari pusat kota dengan jarak sekitar 15 Km atau memerlukan waktu tempuh 20-25 menit guna mencapai lokasi dari pusat perkotaan.
Ns. Tarsisius selaku Wakil Direktur 1 memberi sambutan hangat kepada para mahasiswa yang mengikuti kunjungan. Pada sambutannya ia menjelaskan bahwa kunjungan ini memberikan sedikit gambaran dan pemahaman tentang gangguan jiwa pada pasien-pasien yang berada di Rumah Sakit ini. Dalam sambutan tersebut ia juga menyampaikan harapan agar bisa memberikan wawasan cukup kepada para mahasiswa yang berkunjung.
“Harapan kami adalah studi lapangan ini dapat memberikan pemahaman, wawasan dan gambaran yang cukup untuk adik-adik semua tentang keadaan Rumah Sakit Jiwa berikut sesinya yaitu ODGJ nya,” jelasnya.
Ia menambahkan total pasien Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) yang dirawat inap kurang lebih berjumlah 400, dan mengarahkan untuk peninjauan langsung ke bangsal.
Acara dimulai dengan membahas peraturan di Aula Rumah Sakit Jiwa, dilanjutkan dengan mengunjungi berbagai ruang inap yang ada di RSJ tersebut. Mahasiwa dibagi menjadi beberapa kelompok, dan mengunjungi bangsal yang sudah ditetapkan. Masing-masing kelompok akan diberikan waktu untuk mengobservasi para pasien.
Dalam akhir sesi acara, Dr.Fitri Sukmawati selaku Ketua Program Studi Psikologi Islam juga memberikan harapan agar kedepannya mahasiswa mendapatkan ilmu baru ketika menjalani praktek.
“Mungkin nanti kedepan tidak hanya berkunjung, bisa juga mungkin nanti pada saat ppl atau praktik pengalaman lapangan nah dari PPLbiasanya kita cukup lama 40 hari dan itu mestinya menjadi salah satu ilmu baru Ketika mereka bisa praktek di lapangan khususnya ppl di Rumah Sakit Jiwa,” tuturnya.
Menutup acara, ia menjelaskan untuk para mahasiswa yang mengambil konsentrasi bidang klinis akan diarahkan untuk masuk ke profesi terlebih dahulu lalu melanjutkan studi Psikologi Klinis Strata-2.
Penulis : Olivia
![]()






