Ilustrasi : https://blog.google/technology/ai/ Detik-detik surya menyapa ufuk yang jauh, gairah siang perlahan luruh. Berganti teduhnya sore yang magis, membawa harap dalam sunyi manis. Hiruk pikuk pa...
Foto oleh: Jurnalis Warta Kini yang tak bersalah bisa ditangkap Aparat hadir di setiap arah Negeri ini tak lagi baik-baik saja Lautan manusia memenuhi kota Spanduk terangkat Suara nenggema meminta did...
Wartaiainpontianak.com Salah satu Orator Perempuan menyembahkan pembacaan karyanya pada saat aksi demonstrasi “Supremasi Sipil” di Taman Digulis Universitas Tanjungpura. (21/3/2025). Puisi merupak...
Aku mungkin salah Karena kupikir mataku membuta Hidungku tak lagi peka Telingaku tak lagi menangkap suara Aku mungkin salah Matahari mungkin sedang marah Sebab, sejak tadi tak mau ia merayu mat...
Karya : Meike Saputri Dia bersajak Dia sebait kata Dia sebaris kalimat Dia bersatu menjadi pantun Merangkai kata menjadi janji Membuat alunan kalimat menjadi indah Tersusun rapi bagaikan di lipat Dia ...
Karya : Muhammad Rizki Jayadi Di saat matahari masih menyelimuti tubuh Tapak kakimu telah berbisik dengan debu jalanan Latar yang gelap selalu kau jadikan terang Karena punggungmu telah menjadi tulang...
Karya : Indah Ayah, Dia sosok yang tak pernah lelah untuk memenuhi kebutuhan keluarga Mencari nafkah seadanya dengan keringat yang bercucuran dibawah teriknya matahari Dia yang selalu membangkitkan se...
Karya : Anisa Ayah Maafkan aku karna aku terlambat mencintaimu dengan keistimewaan, Maafkan aku karna tak sempat melimpahkan cinta dengan segala keikhlasan Ayah Dengarkan ceritaku sebentar saja Aku in...









