Home / Warta Opini / Indonesia Negara Maju, Bagaimana Rakyatnya?

Indonesia Negara Maju, Bagaimana Rakyatnya?

Pich By : Bloomberg.com

wartaiainpontianak.com-Mejadi negara yang maju merupakan dambaan setiap negara. Dikutip dari Wikipedia negara maju adalah negara berdaulat yang memiliki kualitas hidup yang tinggi, ekonomi yang maju dan infrastruktur teknologi yang canggih relatif dibandingkan negara-negara yang kurang maju lainnya. Negara yang memiliki pendapatan minimal US$11.906 per tahun atau lebih disebut Negara maju.

Indonesia sebelumnya dikenal sebagai negara berkembang. Namun beberapa waktu yang lalu, status Indonesia dalam ruang lingkup sebagai negara berkembang dicabut oleh Kantor Perwakilan Perdagangan Amerika Serikat (AS) atau Office of the US Trade Representative (USTR)

Dikutip dari Kompas.com Kantor Perwakilan Perdagangan Amerika Serikat (AS) atau Office of the US Trade Representative (USTR) mencabut preferensi khusus untuk daftar anggota Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) termasuk Indonesia dalam daftar negara berkembang. Artinya, di mata AS, Indonesia sudah menjadi negara maju. Ekonom Piter Abdullah mengatakan, isu dicabutnya Indonesia dari negara berkembang memang sudah sering terjadi. Bahkan hampir setiap tahun Amerika Serikat memang memiliki rencana pencabutan tersebut. “Isu ini kan sudah sering. Hampir setiap tahun Amerika ada rencana mencabut fasilitas GSP untuk Indonesia. Tapi biasanya tidak jadi,” kata Piter saat dihubungi Kompas.com, Senin (24/2/2020).

Jika ditinjau dari segi ekonomi, apakah Indonesia sudah mampu dan layak menjadi negara yang bertransformasi dari negara berkembang ke negara yang maju. Berbagai sektor yang harus dipertimbangkan untuk Indonesia mampu menjadi negara maju. Terlebih lagi masih minimnya sektor Industri yang mumpuni untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang maju.

Dari sudut pandang pemerintahan sendiri, banyak sekali yang optimis Indonesia mampu menjadi negara yang maju. Sedangkan di kalangan rakyat Indonesia sendiri adalah hal yang sangat kaget, terutama untuk mereka yang bekerja di sektor pertanian dan perindustrian yang memiliki gaji tak seberapa namun tuntutan hidup yang luar biasa. Ini disampaikan oleh IM selaku orang yang bekerja di sektor pertanian yang merasa keberatan akan hal ini.

“Saye tuh tak tau sebenarnye, negare maju same negare berkembang tu ape. Cuman pas dengan kalau negare berkembang tu lebeh kea rah Industri, lalu macam mane saye yang kerje petani ni. Ndak semue orang tu kerje e bise nyaman. Saye ni betani rase suke sesak dade kalau harge beras pas dijual turon, pas dibeli naek. Pokok e saye tuh pusing nengok negara ni yang banyak sekali maok e tapi tak sesuai dengan nyate e. Saye risau da rase e tiap ari tuh ade yak berita ini lah, itulah” ujar IM dalam wawancara pada Jumat (07/1/2022) pukul 15.40 WIB.

Meskipun demikian, dari pemerintahan sendiri merasa optimis akan peralihan Indonesia dari negara berkembang ke negara maju ini. Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Indonesia, Sri Mulyani Indrawati pada (28/11/2020) dalam video yang ia upload kea kun Instagram miliknya @smindrawati

“Saat ini, Indonesia termasuk dalam negara berpendapatan menengah. Meskipun begitu, jika dilihat dari pertumbuhan pendapatan per kapita, kita makin menunjukkan peningkatan menuju negara berpendapatan menengah atas [middle upper income country],” ujarnya pada kutipan laman Bisnis.com

Beberapa hal diatas hanya sebagian kecil dari sekian banyak hal yang harusnya jadi pertimbangan saat ini oleh pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju. Ini juga harus dipertimbangkan dari kebutuhan rakyat Indonesia dan pendapatan setiap daerahnya. Belum lagi dari kalangan rakyat yang memiliki kesenjangan ekonomi mereka. Pemerintah harus dapat mempertimbangkan setiap kebijakan apapun dari berbagai sudut pandang. Bukan tentang mencari tenar, tapi bagaimana tetap membuat rakyat Indonesia nyaman dalam menjalani kehidupan sebagai warga negara yang baik dengan kebijakan yang baik pula.

Penulis : Tim Redaksi WARTA

 

Loading

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *