Pada hari Kamis, 6 Agustus 2026, Prof. Dr. H. Wajidi Sayadi dilantik menjadi rektor baru IAIN Pontianak untuk periode 2026–2030. Dilansir dari website resmi profil beliau, ia lahir di Kampung Masigi Bonde, Campalagian, Polewali Mandar, pada 12 Maret 1968, sebagai anak bungsu dari enam bersaudara. Sosoknya dikenal banyak orang sebagai penggabungan antara ulama dan cendekiawan Muslim yang menerapkan kekuatan akademik dengan ilmu turats keislaman serta pendekatan kontekstual dalam menghadapi tantangan zaman.
Perjalanan Pendidikan dari Pesantren hingga Gelar Doktor
Jejak keilmuan Prof. Wajidi dibentuk sejak dini melalui jalur pendidikan pesantren. Ia menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Salafiyah Parappe Campalagian yang berfokus pada kajian kitab kuning, serta Pondok Pesantren Syekh Hasan Yamani Campalagian, Polewali Mandar. Selain itu, ia juga sempat dibina oleh sejumlah kiai selama masa pesantren, sebelum akhirnya berguru kepada Prof. Dr. M. Quraish Shihab.
Perjalanan akademiknya di perguruan tinggi berlangsung secara selaras di antara bidang Tafsir dan Hadis. Beliau memperoleh gelar Sarjana (S1) di Fakultas Ushuluddin Jurusan Tafsir Hadis, IAIN Alauddin Makassar pada tahun 1996, kemudian melanjutkan pendidikan S2 pada Program Studi Tafsir Hadis di IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan lulus pada 1999. Puncak tertinggi pendidikan formalnya diraih pada 2006, saat menyelesaikan studi S3 di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dengan karangan ilmiah yang mengkaji Asbab an-Nuzul dalam kitab tafsir Al-Maragi melalui pendekatan Ilmu Kritik Hadis.
Selain pendidikan formal, beliau turut memperoleh ilmu melalui berbagai program kaderisasi ulama. Ia berpartisipasi dalam Pendidikan Kader Ulama (PKU) MUI Provinsi Sulawesi Selatan pada 1996 di bawah arahan Prof. Dr. Umar Shihab, dan PKU MUI Pusat di Jakarta pada 1997 yang dipimpin Prof. Dr. H.M. Quraish Shihab, M.A. Untuk memperkaya wawasan keislaman globalnya, beliau juga mengikuti Short Course Dosen Perguruan Tinggi Agama Islam se-Indonesia di Universitas Al-Azhar, Ain Syams, dan Darul Ulum, Kairo, Mesir pada 2009, serta International Visitor Leadership Program (IVLP) di Amerika Serikat pada 2019 melalui undangan Departemen Luar Negeri AS. Kemudian pada tahun 2022, ia meraih gelar Guru Besar (Profesor) dalam bidang Ilmu Hadis.
Karier Akademik dan Kepercayaan Nasional
Karier Prof. Wajidi di IAIN Pontianak (dahulu masih bernama STAIN Pontianak) dimulai sejak tahun 1999. Kinerja manajerialnya terbukti saat ia menjabat sebagai Ketua Jurusan Dakwah STAIN Pontianak, di mana pada masa kepemimpinannya, beliau berhasil membuka tiga program studi baru, yakni Manajemen Dakwah, Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, serta Studi Agama-Agama.
Di bidang literasi ilmiah pun beliau sudah membuat lebih dari 20 buku yang membahas Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Hadis, hingga Fiqh, serta berbagai makalah dan jurnal. Reputasinya juga diakui di tingkat nasional dan internasional. Pada 8 April 2026, beliau diamanahkan menjadi narasumber dalam Seminar Internasional di Sambas yang diikuti peserta dari berbagai negara ASEAN. Lalu, sejak 2007 hingga 2025, beliau secara berturut-turut dipercaya Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an Kementerian Agama RI sebagai Tim Pakar Pembahas Tafsir Al-Qur’an dalam Musyawarah Kerja Nasional, serta terlibat dalam tim Pembahas Revisi Terjemahan Al-Qur’an Kemenag RI periode 2018–2019.
Di luar kampus, beliau juga turut aktif dalam berbagai organisasi keagamaan di Kalimantan Barat, yakni sebagai Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Barat, Wakil Rais Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kalbar, serta Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kalbar.
Penghargaan Dedikasi
Atas dedikasinya sebagai abdi negara, Prof. Wajidi tercatat pernah menerima piagam penghargaan berupa:
-
Satyalancana Karya Satya 10 Tahun dari Presiden Republik Indonesia tahun 2013 berdasarkan Surat Keputusan Presiden yang ditandatangani Dr. Susilo Bambang Yudhoyono.
-
Satyalancana Karya Satya 20 Tahun dari Presiden Republik Indonesia tahun 2021 berdasarkan Surat Keputusan Presiden yang ditandatangani Ir. Joko Widodo.
Penulis: Sheila
Penyunting: Tim Penerbitan
![]()





