Home / Warta Utama / PBAK 2026 Digelar Outdoor, Anggaran dan Kondisi Udara Jadi Pertimbangan.

PBAK 2026 Digelar Outdoor, Anggaran dan Kondisi Udara Jadi Pertimbangan.

https://wartaiainpontianak.com/ Pengenalan Budaya Akademik Kampus (PBAK) IAIN Pontianak dilaksanakan di area Parkiran Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Senin (31/8/2026). Berlangsung selama 3 hari, mulai 31 Agustus hingga 2 September 2026 dan diikuti sebanyak 1047 mahasiswa baru dengan tema “Membentuk Generasi Berakar, Adaptif, dan Berdampak”.

Pelaksanaan PBAK 2026 melibatkan 1047 mahasiswa dengan lima fakultas berbeda, yakni FTIK sebanyak 472 orang, FDKI 73 orang, FUSHA 81 orang, FASYA 119 orang, dan FEBI 347 orang.

Kegiatan dilakukan secara outdoor, menjadi hal berbeda pada saat dilaksanakan PBAK di tahun ini. Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Ilyas Rizki Ramadhan, mengatakan pelaksanaan kegiatan ini dilakukan berbeda dengan tahun sebelumnya karena kurangnya anggaran sehingga tidak memungkinkan untuk kegiatan dilaksanakan di Sport Center.

“Kalau kite melihat anggaran, itu sangat-sangat tidak memungkinlah kalau kita untuk melaksanakan PBAK di Sport Center. Karena di Sport Center itu, kita yang pertama butuh sound system yang benar-benar oke. Yang kedua, kite juga butuh pendingin,” ungkapnya.

Menurut Ilyas, Kegiatan yang dilakukan juga memberikan keuntungan, terutama dalam hal sirkulasi udara. Kondisi ini telah menjadi pertimbangan di tengah cuaca yang masih diselimuti kabut asap, sehingga pelaksanaan kegiatan di dalam ruangan dikhawatirkan menimbulkan suasana yang lebih pengap.

“Sebenarnye, saye rase pun untuk kegiatan di Sport Center pun asap juga pasti ada dalam ruangan. Dan hal itu pun, kalau kita melaksanakan di Sport Center hal negatif itu sepertinya kemungkinan besar lebih banyaklah. Yang pertama, dengan ruangan yang pengap, apelagi dengan cuaca kite yang sekarang yang banyak asap.”

Rektor IAIN, Wajidi Sayadi, juga menegaskan bahwa aspek kesehatan dan keselamatan menjadi pertimbangan utama dalam pelaksanaan kegiatan. Apabila ketebalan asap mulai mengganggu, kondisi tersebut akan menjadi bahan pertimbangan dalam pelaksanaan kegiatan.

“Kesehatan dan keselamatan jiwa adalah yang lebih utama, jadi tetap kegiatan PBAK tetap berjalan. Tapi antisipasi, apabila ketebalan asap yang kemudian bila mengganggu kesehatan dan keselamatan jiwa itu tetap dipertimbangkan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Selanjutnya, Presiden Mahasiswa 2026, Indah Allawiyah mengungkapkan harapan agar kegiatan PBAK dapat melahirkan mahasiswa baru yang kritis, peduli terhadap kondisi bangsa, mampu membawa perubahan, serta memiliki gagasan baru dan kepedulian terhadap keadilan.

“Harapan saya tentu sangat besar pada mahasiswa baru kali ini, yang mana dapat melahirkan pembawa-pembawa perubahan, dapat melahirkan gagasan-gagasan baru, pemikiran atau pemikiran baru, serta orang-orang yang peduli akan keadilan di negara ini,” ungkapnya.

 

Penulis : Aily

Penyunting : Tim Penerbitan

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *