Mempawah-Sekolah Dasar Negeri (SDN) 13 Sungai Pinyuh menggelar peringatan tradisi budaya Robo-Robo sebagai upaya memupuk rasa cinta terhadap kebudayaan lokal Kabupaten Mempawah sekaligus mempererat tali silaturahmi di antara peserta didik pada Rabu (12/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung meriah dan penuh kearifan lokal tersebut diikuti oleh seluruh warga sekolah, jajaran guru, hingga mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari IAIN Pontianak. Peringatan Robo-Robo ini dipenuhi suasana kebersamaan melalui tradisi makan bersama dan doa keselamatan yang menjadi simbol utama warisan leluhur masyarakat Kabupaten Mempawah.
Kepala SDN 13 Sungai Pinyuh, Wardah, M.Pd., menyampaikan bahwa penyelenggaraan acara ini ditujukan untuk menanamkan nilai-nilai kebudayaan daerah sejak dini kepada para siswa, di samping membangun keakraban antarpeserta didik.
“Maksud dan tujuan kegiatan ini adalah untuk memupuk rasa cinta terhadap budaya lokal Kabupaten Mempawah serta memupuk silaturahim di antara peserta didik. Kedepan, kami berharap kegiatan seperti ini terus dapat dilestarikan oleh generasi muda yang akan datang, karena ini adalah warisan budaya leluhur yang harus terus dijaga,” ujar beliau.
Kesan positif juga disampaikan oleh Ketua KKL Nusapati 1 dari IAIN Pontianak, Fajar Abdurrahman, yang turut hadir dan berpartisipasi aktif dalam menyukseskan rangkaian kegiatan budaya tersebut.
“Kesan kami dalam acara Robo-Robo ini sangat menyenangkan dan penuh kekeluargaan. Kami tidak hanya menikmati kebersamaan melalui makan bersama, tetapi juga belajar tentang pentingnya menjaga tradisi dan silaturahmi.” ungkap Fajar.
Melalui suksesnya gelaran peringatan ini, SDN 13 Sungai Pinyuh berkomitmen untuk terus mendukung pelestarian cagar budaya lokal serta menjadikannya sarana edukasi yang merekatkan keharmonisan lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar.
Penulis: Mu’thi Ali Raja
![]()






