Home / Institusiana / Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Gelar Seminar Gemar Menabung dan Praktek Membuat Celengan dari Botol Bekas

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Gelar Seminar Gemar Menabung dan Praktek Membuat Celengan dari Botol Bekas

Sungai Malaya, 31 Juli 2025, Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak Desa Sungai Malaya 2 menggelar Seminar Gemar Menabung untuk siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) pada Kamis, 31 Juli 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran menabung sejak dini sekaligus mengajak anak-anak untuk lebih peduli terhadap lingkungan melalui pemanfaatan barang bekas.

Seminar dimulai pada pukul 13.00 WIB di surau Darul Hidayah dan dibuka dengan penyampaian materi mengenai pentingnya menabung, manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari, serta cara sederhana untuk menyisihkan uang jajan. Mahasiswa KKL menyampaikan materi dengan bahasa yang mudah dipahami dan pendekatan yang menyenangkan, sehingga siswa tampak antusias dan aktif bertanya.

Yang menarik dari kegiatan ini, seminar dilanjutkan dengan praktek langsung membuat tabungan atau celengan dari botol bekas. Setiap siswa membawa botol plastik bekas dari rumah dan menghiasnya menjadi celengan pribadi dengan berbagai kreativitas. Mahasiswa membimbing anak-anak dalam proses pembuatan, mulai dari memotong bagian botol, menghias dengan kertas warna, hingga menambahkan nama masing-masing pada celengan tersebut.

Kegiatan ini tidak hanya mengajarkan siswa tentang pentingnya menabung, tetapi juga mengasah kreativitas serta kepedulian terhadap lingkungan melalui konsep daur ulang. Suasana kegiatan pun berlangsung meriah dan penuh semangat.

Kepala sekolah MI menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. “Kami sangat senang dan terbantu dengan adanya kegiatan ini. Anak-anak jadi lebih semangat untuk menabung dan belajar memanfaatkan barang bekas dengan cara yang positif,” ujarnya.

Seminar dan praktek ini merupakan bagian dari program kerja mahasiswa KKL IAIN Pontianak dalam bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat selama masa pengabdian mereka di Desa Sungai Malaya 2.

 

Penulis: Seli Wahdaniari

Loading

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *