https://www.wartaiainpontianak.com — Penyebaran pesan teks berisi tautan Google Form pendaftaran beasiswa KIP Kuliah (KIP-K) tahun 2026 marak beredar di sejumlah grup WhatsApp mahasiswa baru (maba) IAIN Pontianak pada Sabtu (5/9). Maraknya isu ini memicu peringatan tegas dari pihak birokrasi kampus dan pengelola resmi beasiswa untuk mengantisipasi potensi kebocoran data hingga penipuan.
Salah satu staff Biro IAIN Pontianak, Taqin, mengimbau seluruh pimpinan organisasi mahasiswa (ormawa) di lingkungan kampus agar aktif mengedukasi para maba agar tidak terjebak modus tersebut.
“Saya dapat info ada yang menyebarkan tautan Google Form pendaftaran beasiswa KIP. Kampus kita tidak pernah mengeluarkan tautan itu, pendaftaran dilakukan langsung melalui situs web resmi,” ujar Taqin.
Ia menekankan bahaya pengisian formulir tidak resmi yang meminta data sensitif maba, mulai dari Nomor Induk Kependudukan (NIK) hingga nama ibu kandung. Selain itu, ia juga mengingatkan maraknya penawaran jasa kelulusan dari pihak tidak bertanggung jawab.
“Ada juga modus penipuan percaloan beasiswa KIP. Maba diminta menyetor data dengan iming-iming bisa mengurus sampai dipastikan jadi penerima,” tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, Admin Resmi Pengelola KIP-K IAIN Pontianak, Juhay, memberikan konfirmasi langsung dalam grup resmi KIP-K Angkatan 2023. Ia menegaskan tidak pernah membuat daftar maupun grup pendampingan khusus yang menjanjikan kelulusan maba.
“Saya ingatkan sekali lagi, jangan sampai menyebarkan berita bohong (hoax) atau mengatasnamakan admin beasiswa terkait informasi pendaftaran KIP. Saya pribadi tidak pernah membuat list atau grup agar maba dipastikan lolos,” ujar Juhay.
Juhay menegaskan, pihaknya tidak akan tinggal diam terhadap oknum yang memanfaatkan momen pendaftaran beasiswa ini untuk tindakan spekulatif maupun penipuan.
“Sekali lagi saya ingatkan, karena sudah ada beberapa bukti dan saya juga sudah mendapatkan nama-nama adminnya, jika itu terbukti, maka saya akan laporkan ke pihak yang berwajib,” pungkasnya.
Ia menambahkan peringatan secara terbuka kepada pihak-pihak yang namanya sudah teridentifikasi agar segera memberikan penjelasannya.
“Tolong yang mengenal nama-nama admin di nomor ini segera memberikan klarifikasi atas apa yang kalian lakukan. Ishak anak KIP angkatan 2023, Max Havelaar itu anak beasiswa BSI. Masih ada beberapa chat yang sudah saya dapatkan dan link yang sudah kalian sebarkan,” tegas Juhay.
Seluruh mahasiswa baru IAIN Pontianak diimbau untuk selalu memverifikasi setiap informasi pendaftaran beasiswa melalui kanal resmi kampus dan tidak menyerahkan data pribadi kepada pihak mana pun di luar sistem resmi.
Penulis : Roline
Penyunting : Tim penerbitan
![]()





