wartaiainpontianak.com Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak resmi mengukuhkan para Duta Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) dalam sebuah acara yang penuh semangat pada Rabu, 9 Juli 2025. Pengukuhan ini menjadi momen bersejarah bagi FDKI yang merupakan fakultas baru hasil pemekaran dari Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD).
Salah satu duta terpilih, Ferdi, mengungkapkan rasa syukurnya atas amanah yang diberikan. Ia menyebut bahwa menjadi duta bukan hanya soal prestise, tetapi juga tanggung jawab besar untuk membawa nama baik FDKI yang masih dalam tahap awal pengembangan.
“Rasanya lebih tenang karena sekian lama menunggu, pastinya senang dan bangga, sekaligus merasa punya tanggung jawab besar,” ujar Ferdi usai pengukuhan.
Ferdi menegaskan, menjadi duta FDKI setelah pemekaran dari FUAD adalah amanah yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Menurutnya, ini bukan sekadar gelar, melainkan tanggung jawab moral untuk memperkenalkan dan menjaga citra fakultas yang baru terbentuk.
“Ini bukan cuma tentang gelar, tapi tentang membawa nama baik fakultas yang baru terbentuk. Saya merasa terhormat bisa jadi bagian dari awal sejarah FDKI,” tuturnya.
Lebih lanjut, Ferdi memaparkan rencana ke depan. Ia bersama para duta lainnya akan berupaya menjalin kolaborasi dengan duta-duta fakultas lain, baik dari dalam maupun luar IAIN Pontianak. Mereka juga akan memanfaatkan media sosial untuk memperkenalkan FDKI agar lebih dikenal oleh masyarakat luas.
“Kami ingin berkolaborasi dengan duta-duta lain, baik dari dalam maupun luar IAIN, mempromosikan FDKI ini melalui media sosial sesuai dengan visi kami yang ingin memperkenalkan FDKI ke masyarakat luar agar lebih dikenal,” jelasnya.
Tak lupa, Ferdi juga menyampaikan harapannya agar para duta dapat menjalankan amanah dengan baik dan menjadi representasi positif bagi FDKI.
“Semoga kami bisa menjalankan amanah ini dengan baik dan bisa jadi representasi yang positif bagi FDKI. Kami juga berharap bisa menginspirasi teman-teman mahasiswa lain untuk aktif berkontribusi dan bangga dengan fakultasnya sendiri. Dan semoga, keberadaan duta FDKI bisa memberi warna baru yang menyatukan keberagaman di dalam fakultas ini,” pungkasnya.
Tatia Ramadhani menyampaikan bahwa menjadi Duta Putri FDKI merupakan suatu kehormatan sekaligus tanggung jawab besar baginya untuk menjaga nama baik fakultas dan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain.
“Sangat bangga, karena amanah tidak pernah salah memilih pundak, walaupun banyak kekurangan tetap ada 1 kelebihan yang menerangkan,” pungkasnya.
Ia berharap dapat menjadi pribadi yang lebih baik dari hari sebelumnya dan mampu mempertanggungjawabkan amanah yang telah diberikan kepadanya.
“Harapannye, menjadi lebih baik dari hari kemarin dan mampu mempertanggung jawabakan amanah yang telah diberikan,” tutupnya.
Cucu sebagai Dekan FDKI menyampaikan “selamat dan sukses kepada Tatia Ramadhani mahasiswa Prodi Manajemen Dakwah dan Ferdiansyah Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam atas terpilihnya sebagai Duta FDKI,”ucapnya.
Dengan dikukuhkannya para Duta FDKI IAIN Pontianak, diharapkan fakultas ini mampu semakin berkembang dan membawa nama baik kampus di tingkat lokal maupun nasional.
Penulis: Aghisna
Editor: Tim redaksi
![]()






