Home / Wisuda IAIN Pontianak / Gubernur Kalbar Hadiri Wisuda XXIII IAIN Pontianak yang Diikuti 580 Wisudawan

Gubernur Kalbar Hadiri Wisuda XXIII IAIN Pontianak yang Diikuti 580 Wisudawan

PONTIANAK, WARTA – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak menggelar Wisuda XXIII di Hotel Novotel Pontianak, Kamis (17/9/2026). Sebanyak 580 mahasiswa resmi dikukuhkan sebagai wisudawan dan wisudawati dalam prosesi Wisuda XXIII IAIN Pontianak.

Dari jumlah tersebut, 25 merupakan lulusan Program Pascasarjana, sementara 555 lainnya merupakan lulusan sarjana. Para wisudawan berasal dari berbagai fakultas, yakni 234 dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, 187 dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, 56 dari Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, 44 dari Fakultas Syariah, serta 34 dari Fakultas Ushuluddin dan Adab.

Prosesi wisuda yang mengusung tema “Songsong Transformasi UIN Berparadigma Universal Demi Kemaslahatan Semesta” ini turut dihadiri Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan.Kehadiran pemerintah daerah dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap peran perguruan tinggi dalam menyiapkan sumber daya manusia di Kalimantan Barat.

Rektor IAIN Pontianak, Prof. Dr. H. Wajidi Sayadi, M.Ag., berpesan kepada para lulusan agar tidak menjadikan ijazah sebagai akhir perjalanan pendidikan.

> “Jangan pernah menganggap ijazah sebagai akhir perjalanan. Ijazah adalah tiket untuk memasuki perjalanan kehidupan yang baru pada berikutnya.”

Wajidi menekankan tiga bekal utama yang perlu dibawa para lulusan setelah menyelesaikan pendidikan, yaitu ilmu, akhlak, serta semangat dan optimisme. Ia juga mengingatkan agar nilai yang diperoleh selama perkuliahan tetap diterapkan di tengah masyarakat.

Menurutnya, pembangunan Kalimantan Barat tidak hanya membutuhkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga pembangunan manusia seutuhnya. Lulusan IAIN Pontianak diharapkan dapat menjadi bagian dari proses tersebut melalui ilmu dan nilai yang telah diperoleh selama berada di lingkungan kampus.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan berharap IAIN Pontianak terus berkontribusi membangun sumber daya manusia yang cerdas, berkarakter, berakhlak, dan berwawasan kebangsaan.

> “Saya berharap IAIN Pontianak terus berkontribusi membangun manusia Kalimantan Barat yang cerdas, berkarakter, berakhlak dan berwawasan kebangsaan serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.”

Ria Norsan juga berpesan agar para wisudawan menjadikan ilmu yang diperoleh sebagai bekal untuk terus belajar, beradaptasi, dan mengembangkan diri di tengah perkembangan teknologi dan dinamika dunia kerja.

Salah satu mahasiswa terbaik IAIN Pontianak, Siti Khadijah, S.E., membagikan tips selama menjalani perkuliahan. Ia mengatakan mahasiswa perlu disiplin mengikuti proses pembelajaran, aktif berdiskusi dengan dosen, mencatat materi, serta tidak menunda mengerjakan tugas.

> “Masuk kuliah tepat waktu, catat materi dan nggak bolos. Kalau misalnya ada pertanyaan atau ada yang dibingungkan, didiskusikan ke dosen. Kemudian lebih aktif,” ujar Siti.

Ia juga berpesan kepada mahasiswa yang masih menempuh pendidikan agar memanfaatkan masa perkuliahan dengan sebaik-baiknya.

> “Semoga mahasiswa IAIN yang masih kuliah tetap semangat terus kuliahnya dan jangan disia-siakan dunia perkuliahan ini. Belajarnya lebih rajin. Kalau misalnya ada tugas, jangan lupa dikerjakan dan jangan ditunda-tunda.”

Wisuda XXIII menjadi bagian dari langkah IAIN Pontianak dalam menyongsong transformasi menuju Universitas Islam Negeri (UIN) dengan paradigma universal, sekaligus menegaskan peran lulusan dalam memberikan kontribusi bagi masyarakat.

Penulis: Sasa

Penyunting : Tim Penerbitan

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *