Apakah setiap guru harus mempunyai etika yang baik?

0
51

wartaiainpontianak.com Secara bahasa kata ‘etika’ lahir dari bahasa Yunani ethos yang artinya tampak dari suatu kebiasaan. Dalam hal ini yang menjadi perspektif objeknya adalah perbuatan, sikap, atau tindakan manusia. Pengertian etika secara khusus adalah ilmu tentang sikap dan kesusilaan suatu individu dalam lingkungan pergaulannya yang kental akan aturan dan prinsip terkait tingkah laku yang dianggap benar.

Sedangkan pengertian etika secara umum adalah aturan, norma, kaidah, ataupun tata cara yang biasa digunakan sebagai pedoman atau asas suatu individu dalam melakukan perbuatan dan tingkah laku. Penerapan norma ini sangat erat kaitannya dengan sifat baik dan buruknya individu di dalam bermasyarakat.

Etika adalah ilmu yang mempelajari baik dan buruknya serta kewajiban, hak, dan tanggung jawab, baik itu secara sosial maupun moral, pada setiap individu di dalam kehidupan bermasyarakatnya. Atau bisa dikatakan juga bahwa etika mencakup nilai yang berhubungan dengan akhlak individu terkait benar dan salahnya.

Apa itu guru?

Guru adalah seorang tenaga pendidik profesional yang mendidik, mengajarkan suatu ilmu, membimbing, melatih, memberikan penilaian, serta melakukan evaluasi kepada peserta didik. Definisi guru adalah seseorang yang telah mengabdikan dirinya untuk mengajarkan suatu ilmu, mendidik, mengarahkan, dan melatih muridnya agar memahami ilmu pengetahuan yang diajarkannya tersebut. Dalam hal ini, guru tidak hanya mengajarkan pendidikan formal, tapi juga pedidikan lainnya dan bisa menjadi sosok yang diteladani oleh para muridnya.

Apa pentingnya etika bagi guru?

Kode Etik Guru Indonesia adalah sebuah pedoman atau seperangkat aturan/norma-norma tingkah laku yang sifatnya wajib untuk ditaati dan diikuti oleh seorang guru di Negara Indonesia dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya sehari-hari sebagai seorang guru. Kode etik bagi seoarang guru sangat di pentingkan bagi seorang pendidik karna kode etik adalah karakter, watak, susila, norma-norma yang di miliki seorang guru dalam bersikap, terlebih lagi dia adalah sebagai seorang pendidik yang akan di contoh dan di lihat oleh banyak orang harus mencerminkan sikap yang baik dan mulia.

Kode etik apa yang harus di miliki oleh guru?

Kode etik merupakan sesuatu yang sangat penting. Sebab, kode etik adalah aturan-aturan untuk bertingkah laku sehingga pada profesi apapun tentu memiliki kode etiknya masing-masing. Apalagi kode etik merupakan salah satu syarat untuk sesuatu pekerjaan dapat dikatakan sebagai profesi. Ada beberapa kriteria yang menjadi standar yang harus dipenuhi sehingga suatu pekerjaan dapat dikatakan sebagai profesi diantara lain:

  1. Harus mendapat pengakuan dari pemerintah dan masyarakat
  2. Adanya kode etik
  3. Mempunyai organisasi profesi yang menaungi
  4. Profesi harus diambil sebagai pemenuhan panggilan hidup.

Jelas sekali bahwa yang namanya kode etik adalah suatu yang sangat urgent, disamping sebagai syarat guru bisa dikatakan sebagai profesi , kode etik juga yang akan menjadi salah satu panduan bagaimana tingkah laku pelaku profesi tersebut. Kode etik seorang guru yaitu:

  1. Guru berbakti membimbing peserta didik untuk membentuk manusia Indonesia seutuhnya yang berjiwa Pancasila.
  2. Guru memiliki dan melaksanakan kejujuran professional
  3. Guru berusaha memperoleh informasi tentang peserta didik sebagai bahan melakukan bimbingan dan pembinaan
  4. Guru menciptakan suasana sekolah sebaik-baiknya yang menunjang berhasilnya proses belajar mengajar
  5. Guru memelihara hubungan baik dengan orang tua murid dan masyarakat sekitarnya untuk membina peran serta dan bertanggung jawab bersama terhadap pendidikan
  6. Guru secara pribadi dan bersama-sama mengembangkan dan meningkatkan mutu dam martabat profesinya
  7. Guru memelihara hubungan seprofesi, semangat kekeluargaan, dan kesetiakawanan sosial
  8. Guru secara bersama-sama memelihara dan meningkatkan mutu PGRI sebagai sarana perjuangan dan pengabdian.

Apa dampak buruk jika guru tidak memiliki etika?

Krisis moral akan berdampak pada pendidikan, sehingga menyebabkan banyak pelanggaran terhadap pendidikan, termasuk di dalamnya masalah etika pendidikan. Dalam dunia pendidikan sangat ditekankan pola hidup yang beretika dan penanaman nilai-nilai budaya yang baik, tetapi di lingkungan masyarakat sebagai tempat atau lapangan pendidikan itu dipraktikkan tidak memberikan sebuah teladan yang baik, sehingga memberikan pengaruh yang dalam bagi kehidupan peserta didik.

Dengan demikian, terjadilah krisis moral yang merusak kehidupan dan pola hidup peserta didik. Krisis moral yang dialami baik oleh pendidik maupun yang dididik akan menyebabkan persoalan yang sama seperti diungkapkan di atas yaitu:

1) Kualitas mengajar seorang pendidik akan mengalami penurunan karena adanya beberapa hal yaitu; SDM yang tidak professional, rendahnya efesiensi internal sistem pendidikan, tuntutan yang semakin tinggi dalam berbagai bidang termasuk cara mengajar dan tuntutan ekonomi, dan lain-lain.

2) Krisis moral yang terjadi di dalam lingkungan masyarakat menyebabkan seorang peserta didik tidak lagi dapat memahami dengan baik arti sebuah pendidikan yang baik bagi dirinya, karena adanya perkembangan dan kemerosotan moral dalam masyarakat. Hal ini memberikan pengaruh yang sangat kuat terhadap pembentukan moral peserta didik itu sendiri, akibatnya banyak yang putus sekolah, tidak mau sekolah dan lebih memilih untuk bekerja mencari uang tanpa peduli kepada pendidikan dan masa depannya, yang penting bisa hidup dan mendapat uang.

Oleh kerena itu, setiap profesi harus memiliki kode etik atau etika untuk mengatur keseimbangan norma di sekitar masyarakat.

Penulis: Egi Dian Fitri

Editor: Tim Redaksi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here