Pecah Konsentrasi Mahasiswa, Partai Mahasiswa Indonesia Tuai Polemik

0
116

wartaiainpontianak.com Ramaikan dunia politik Partai Mahasiswa Indonesia tentu menjadi perhatian berbagai pihak untuk saat ini bagaimana tidak, mahasiswa yang memiliki citra sebagai kaum yang independen serta terlepas dari jurang kepentingan dan kekuasaan malah menjatuhkan diri kedalamnya.

Berakar dari Partai Kristen Indonesia 1945 yang mengubah rupa menjadi Partai Mahasiswa Indonesia yang secara resmi berdiri pada tanggal 21 Januari 2022 dan mendapatkan legalitas Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor M.HH-5.AH.11.01 Tahun 2022 tentang Pengesahan Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Kristen Indonesia 1945 menjadi Partai Mahasiswa Indonesia

Suatu hal yang menggelikan hati ketika sekelompok orang yang memiliki kepentingan tertentu dengan sekonyong-konyongya mencetuskan partai politik yang mengatasnamakan mahasiswa. Tentu menjadi pertanyaan besar terkait urgensi dari adanya pembentukan partai ini, meskipun secara konstitusional hal ini bukanlah suatu pelanggaran namun perlu diingatkan kembali bahwa universitas ataupun kampus yang mewadahi mahasiswa merupakan wilayah yang akademis dan terbebas dari kepentingan politik.

Pengamat politik sekaligus Koordinator Lingkar Madani Indonesia (Lima) Ray Rangkuti menanggapi soal munculnya Partai Mahasiswa Indonesia.

Menurutnya, mahasiswa seharusnya mengemban tanggung jawab untuk mengontrol pemerintahan yang sedang berkuasa.

Bukan memperebutkan kekuasaan melalui partai politik.

“Mahasiswa adalah ikon gerakan moral, bukan untuk berkuasa tetapi memperbaiki kekuasaan,” ujar Ray, melansir dari Tribunnews.com , Selasa (26/4/2022).

Lebih lanjut, Ray menjelaskan, bila merujuk pada Undang-Undang Dasar, setiap orang atau kelompok memang diberikan hak untuk berkumpul dan mendirikan partai politik sesuai aturan.

Tidak ada yang bisa melarang mahasiswa untuk mendirikan partai politik, termasuk mengatasnamakan mahasiswa.

Meski demikian, Ray menyebut, semestinya mahasiswa tidak terjebak politik praktis untuk memperebutkan kekuasaan dengan mengatasnamakan kelompok.

Sebab, lanjut Ray, pada hakikatnya partai politik adalah institusi yang mengejar kekuasaan.

Hadirnya Partai Mahasiswa Indonesia Ini juga dikhawatirkan akan memecah belah konsentrasi Mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi serta mengkritik pemerintah.

Melansir dari Kompas.com, Sosiolog Universitas Negeri Jakarta Ubedillah Badrun menyayangkan adanya sekelompok mahasiswa yang memiliki hasrat yang tinggi terhadap politik praktis sehingga membentuk partai politik

“Pada titik ini, keberadaan partai mahasiswa berpotensi tinggi memecah belah mahasiswa. Artinya bisa saja sengaja dibuat untuk memecah konsentrasi mahasiswa yang sedang melawan pemerintah,” ungkap Sosiolog Universitas Negeri Jakarta Ubedilah Badrun Senin (25/4/2022).

Ubedillah juga menyoroti aktor dibalik hadirnya partai politik ini Sebab, untuk memiliki kantor pusat dan perwakilan serta membentuk jaringan politik di seluruh provinsi di Indonesia membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Mengnenai aktor di belakang layar Pengamat politik Rocky gerung menuturkan bahwa kemunculan partai itu harus dipertanyakan kepada Wantimpres ( Ketua Dewan Pimpinan Presiden) Wiranto.

Tentu bukan tanpa alasan Rocky menyebut nama Wiranto terkait kemunculan partai itu. Pasalnya, kata Rocky, belum lama ini Wiranto menemui beberapa kelompok mahasiswa.

“Masih bagus dalam ingatan kita, Wiranto pernah mengumpulkan mahasiswa di Istana, sangat mungkin dia menginginkan semacam Partai Mahasiswa,” ujar Rocky.

Terjun kedalam dunia politik praktis bukanlah merupakan suatu hal yang terlarang namun mengatasnamakan Mahasiswa ketika masuk kedalamnya tentu merupakan hal yang tidak tepat, karena kodrat dari seorang mahasiswa adalah mengawasi serta mengontrol jalannya kekuasaan pemerintah bukannya malah merebut kekuasaan pemerintah dengan mencetuskan partai tersendiri dengan mengatasnamakan mahasiswa

Penulis: Rifqi Alfurqon
Editor: Tim Redaksi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here