IAIN Pontianak Gelar Launching Perdana Vocational Education Program

0
237

Wartaiainpontianak.com — Career Development Center (CDC) IAIN Pontianak gelar Launching Vocational Education Program (VEP), Kamis (12/8) di Aula Abdurrani Mahmud Al-Yamani.

Acara launching ini dihadiri oleh Rektor IAIN Pontianak, Kepala Program Studi (Kapordi) IAIN Pontianak, Dinas Pendidikan Kalbar, Ketua CDC, Ketua KIPK, serta dihadiri juga oleh mahasiswa melalui streaming YouTube. Meski tamu yang datang pada acara ini sedikit akan tetapi acara ini berjalan dengan baik. Semua tamu yang hadir juga tetap mematuhi protokol kesehatan.

Dalam pembukaan acara tersebut dipersembahkan juga penampilan seni tari dan silat.

Vocational Education Program (VEP) merupakan layanan program vokasi yang memfasilitasi mahasiswa agar mendapatkan bekal untuk memasuki dunia kerja. Ketua CDC, Angga Ariska mengatakan bahwa tujuan dari acara ini diadakan karena ingin memperkenalkan program studi KPI.
“Terkhususnya prodi KPI bahwa KPI juga mengadakan kegiatan,” ucapnya.

Ferry selaku Ketua KIPK juga menjelaskan, “tujuan VEP sebagai capaian pembelajaran untuk menunjang kemampuan khusus mahasiswa Bidikmisi dan KIPK di IAIN Pontianak, program ini dirancang dalam kurun waktu 4 bulan setiap semester, program ini juga akan menjadi praktikum pembinaan yang strategis untuk para mahasiswa selama melanjutkan pendidikan di IAIN Pontianak. Program ini juga akan memberikan fasilitas surat keterangan pendamping ijazah serta menyediakan lowongan informasi tenaga kerja yang sesuai dengan kompetensi mahasiswa. Mahasiswa penerima mahasiswa penerima KIP kuliah dan Bidikmisi setelah lulus diharapkan sudah meiliki pegangan bakat, punya skill yang telah disediakan oleh Career Development Center (CDC) IAIN Pontianak yaitu ada 7 bidang,” paparnya.

Ia berharap melalui VEP dapat menjadi wadah industri digital dari IAIN Pontianak sebagai pelopor kampus merdeka pertama di Kalimantan Barat. “Diharapkan dari VEP di Pontianak itu sebagai wadah industri digital kita sebagai contoh dari IAIN sebagai pelopor adanya kampus merdeka pertama di Kalimantan barat. Adanya kampus merdeka ini semoga bisa sukses program yang akan dilaksanakan yaitu selama 4 bulan, jadi besok kita juga akan lanjutkan dengan training sore selama tanggal 13, 14, dan 15 semua mahasiswa pada gelombang pertama itu akan mengikuti training atau akan mengikuti pembekalan materi dari VEP itu. Harapannya bisa sukses dengan adanya program ini menjadi menjadi yang baru di era industri digital ini dan sukses ke depannya,” tuturnya.

Ferry menuturkan jumlah KIPK yang akan mengikuti program Vocational Education Program (VEP) itu ada ada tiga angkatan. “Jadi dari KIP kuliah itu sendiri ada namanya KIP kuliah 2020 dan KIP kuliah 2019 dan yang satu lagi itu dari Bidikmisi angkatan 2019. Dari tiga angkatan itu dibagi dua gelombang, gelombang pertama akan ada sebanyak 140, jadi nanti sisanya itu akan dilanjutkan ke gelombang kedua yaitu pada bulan Desember. Jadi kalau dihitung dari semua penerima KIP kuliah 2020, 2019 dan Bidikmisi itu sekitar jumlahnya itu sekitar 250 orang yang akan mengikuti mengikuti program ini,” tutupnya.

Harapan dengan diadakannya program ini ialah untuk perluas jaringan mitra yang berkenan menampung, berkenan menaungi, apalagi berkenan untuk dipekerjakan ilmunya.

Reporter : Rani Pratiwi dan Ayu Rahmawati
Editor : Mei Hani Anjani

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here