Sedau Desa Nelayan

0
141

www.wartaiainpontianak.com – Sedau merupakan salah satu desa yang berada di Kota Singkawang Selatan. Mata pencaharian masyarakat Sedau bermacam-macam, ada pedagang, peternak, kuli bangunan, dan nelayan.

Namun, Yani seorang warga setempat mengatakan bahwa mata pencaharian di desa ini mayoritas ialah nelayan.
“Kalau di pesisir pantai sini sih, nelayan memang. Jadi, waktu musim gelombang seperti ini nggak turun lah, musiman,” ujar Yani (30/01).

Yani juga mengatakan ancaman terbesar untuk para nelayan di desanya adalah pukat harimau. “Jadi, keluhan kami di masyarakat cuma pukat harimau,” sambungnya.

Selain Yani, Abdurrahman merupakan salah satu warga yang berprofesi sebagai nelayan. Profesi ini telah dikerjakannya sejak muda hingga kini saat ia telah berusia 67 tahun. Abdurrahman mulai bekerja pada sore hari dengan menebar pukat, lalu kembali lagi pada pagi hari untuk mengambil hasil tangkapan. “Kalau tenang tidak besar gelombang, saya turun,” tuturnya.

Hasil tangkapannya sebagian besar dijual di pasar dan pada masyarakat sekitar, sisanya ia jual kepada pengusaha pengolah ikan di Desa Sedau.
“Kalau banyak ya dijual, kalau sedikit dibikin lauk,” ucap Abdurrahman.

Saat bekerja ia sering kali dibantu oleh anaknya. Ia mengaku bahwa sehari-hari hasil tangkapan ikan yang paling besar sekitar empat kilo gram. Namun, pendapatan itu bukan pendapatan tetap, terkadang ia juga tidak mendapatkan hasil sama sekali.

Penulis : Aufita, Dinda, Hariyani, Fikri As sidiqi, Seldy, Ayu.

Editor : Mei Hani Anjani

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here