Suara Mahasiswa Untuk Masa Depan Bangsa

0
265

Wartaiainpontianak.com – Mahasiswa yang tumbuh dari lingkungan intelektual, menimba ilmu serta belajar menyelesaikan masalah-masalah yang terjadi baik itu di internal maupun eksternal kampus, dengan bermodalkan idealisme serta cita-cita yang murni untuk kemajuan bangsa dan Negara. Bergerak menelusuri garis-garis retaknya hubungan masyarakat dengan para penguasa, kebanyakan orang sekedar memandang kami hanyalah anak muda yang bersusah payah mengejar title semata untuk sebuah pekerjaan yang diimpikan oleh orangtua, setelah melihat dinamika yang terjadi didunia intelektual, ternyata hanya sekedar mengejar title itu bukanlah hal yang memuaskan bagi kami semata, karena banyak permasalahan besar yang harus diselesaikan dengan semangat serta semua apa yang kami miliki dan kami pahami tentang hal-hal yang terjadi didepan mata, bukan hanya sekedar asumsi tetapi juga butuh data-data yang cukup sebagai bukti. Kami memang hadir dikampus untuk berkuliah dan mengikuti pelajaran yang dosen berikan kepada kami tetapi bukan berarti kami harus bukam dengan permasalahan yang menimpa negeri ini, banyak hal yang menjadi faktor pendorong kenapa kami harus bersuara didepan para penguasa Karena kami ingin bangsa ini tidak terpecah belah hanya karena adu domba oleh orang-orang yang ingin mengambil alih haluan Negara untuk kepentingan para kelompok nya saja.

Mahasiswa hadir dari sekolompok rakyat yang menikmati kehidupan dengan penuh karatan dan akan kembali kepada lingkungan rakyat tetapi tidak menginginkan suasana yang sama masih terlihat dikemudian hari, rintihan masyarakat adalah beban bagi kami, bagaimana pun kami yakin bahwa kami bisa memberikan yang terbaik untuk rakyat walau masih menyandang identitas mahasiswa. Bukan sebuah pilihan tetapi ini adalah takdir yang nyata untuk kami, kami tidak bisa berbuat banyak untuk mereka yang masih merasakan pahitnya kahidupan dipinggir jalan, dikolom jembatan dan gorong-gorong yang menjadi rumah yang nyaman untuk beristirahat mereka. Mungkin melihat dan menyaksikan kehidupan seperti ini hanya bisa mengundang penyesalan yang sangat mendalam di jiwa kami.

Terbesit dalam hati, apakah ini mahasiswa ? apakah ini generasi perubahan, dan apakah ini para kaum intelektual ? Yang masih sempat tersenyum ditengah-tengah penderitaan penduduk bumi pertiwi. Hal-hal yang seperti ini terkadang membuat kami ingin kembali bertamu dengan para wakil Rakyat, dan menanyakan kembali mengapa kita terus terusan seperti ini. Apakah negeri ini masih kurang kaya untuk membuat mereka sedikit nyaman tertidur disebuah pondok dengan berdindingkan Semen, baratapkan seng, dan berlantaikan porselen.

Inilah kami mahasiswa hadir dengan sejuta massa, membawa keluhan jiwa para rakyat biasa untuk kami sampaikan kepada para penguasa bahwa mereka butuh kesetaraan, keadilan dan kebebasan untuk berkembang di Negeri sendiri, cukup untuk mempersulit jalan kehidupan mereka dengan peraturan yang seakan pro dengan masyarakat, tetapi hal itu malah sebaliknya. Kalian bungkam mereka dengan kekuasaan yang kalian punya. Betapa sengsaranya rakyat biasa yang tidak tau menau tentang kurusetra yang ada. Inilah Suara kami mahasiswa untuk masa depan bangsa walaupun kekuatan kami tidak sehebat para penguasa tetapi kami yakin kalian masih punya hati untuk mendengar panggilan batin yang berduka dari kami mahasiswa dan para rakyat untuk masa depan dan kemajuan bangsa dan Negara.

Penulis : Rahmat Hidayah

Editor : Syarifah Desy Safitri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here