Arumi Rindu

0
94

Bertutur tentang luasnya samudera,
tak luput dari jejak insan yang anggara
Gemerlap kelam tanpa sinar bagaskara,
tibalah bulan suci hati yang harsa gembira

Menggema aksa lantunan Al-Qur’an,
bergetar atma umat-umat beriman,
air mata dosa tumpah bercucuran,
daksa bersimpuh meminta ampunan

Beriring suara merdu tadarusan,
anak-anak lari melempar petasan,
ibu-ibu mengolah kue lebaran,
mengguncang perut jadi keroncongan

Ramadan, kedatanganmu,
mencairkan kalbu yang membeku,
yang pernah memeluk masa kecilku,
bersama keluguan teman-temanku

Dan bila habis masamu,
kau selipkan arumi rindu,
terbang bersama hembusan sarayu,
terkenanglah rupa malam yang syahdu

Dan bila habis waktumu,
kau titipkan sajak-sajak rindu,
melayang damai di atas awan biru,
terkenanglah malam beriring irama lagu

Pada rinduku yang tak tersampaikan,
sajak ini bukan sekadar ungkapan
Genggamlah jantungku agar kau rasakan,
betapa getir sukmaku menyambut Ramadan

Penulis: Rima

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here