Corona : Berharap Kampus Libur dan Fasilitas Ditambah

0
600

wartaiainpontianak.com – Berdasarkan pemberitaan dari berbagai media di Pontianak yang kini sedang hangat-hangat nya membahas terkait dengan perkembangan kasus infeksi Corona yang ada di Pontianak seperti yang di sampaikan pemerintah pusat bahwa Pontianak menjadi sebaran Covid-19, Minggu (15/03/2020).

Pemberitaan yang sedang ramai-ramainya mengenai positif virus Corona di Pontianak tentu saja sedikit banyak membuat muncul nya rasa khawatir di benak masyarakat, belum lagi mereka masih harus beraktivitas di luar rumah seperti ke kampus misalnya.

Oleh sebab itu Korps SukaRelawan (KSR) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak mengeluarkan himbauan khususnya bagi mahasiswa IAIN Pontianak untuk melindungi diri dari virus Corona.
Tak hanya itu, Silvia Anugrah Ramadhanti Komandan KSR sendiri berharap bagi mahasiswa IAIN untuk mengurangi aktivitas yang kurang penting di luar rumah.

” Untuk mahasiswa IAIN kurang-kurangin keluar kalau tidak terlalu penting seperti yang hobi nya nongkrong atau ngopi di luar,” harap nya.

Silvi juga sedikit menghimbau kembali bagi mahasiswa yang masih harus beraktivitas di luar rumah.

“Kalau pun keluar jangan lupa tuh cuci tangan, kalau bise punye handsanitazer pribadi yang bisa dibawa kemana-mana karena virus ini melekat ke barang kita ndak tau kan kayak uang yg kita pegang tu ntah dari orang yang udah tertular. Karena seperti yang kita ketahui sekarang situasinya waspada. Jadi kebersihan lebih diperketat, gitu juga makan diluar kalau bisa kurangi makan diluar karena makan menggunakan alat dirumah kayaknya lebih aman. Kurangi minuman dingin dan perbanyak minum air hangat, krne virus ini ndk tahan disuhu panas, “tambahnya dari via whatsapp.

Namun dari sisi lain Silvi yang seorang mahasiswi yang berkuliah di IAIN Pontianak juga berharap perkuliahan untuk sementara diliburkan.

“Saya rasa ndak cuma harapan KSR lah ni ya pasti nya semua mahasiswa maunya pasti diliburkan dulu dalam artian ndak libur juga dari tugas sih, kan jaman udah modern bisa kuliah online. Jadi perkuliahan tu tetap jalan walaupun ndak bertatap muka dan ndak akan molor dari jadwal perkuliahan akademik,” jelasnya.

Bukan cuma dari UKK KSR saja yang angkat bicara tentang virus Corona, mahasiswa IAIN Pontianak tak sedikit yang ikut bersuara. Seperti Alyatur Rofiah mahasiswi semester 4 dari jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam. Alya sudah memulai gaya hidup sehat pada diri nya sendiri karena adanya penyebaran virus corona tersebut walau Alya tetap berusaha bersikap tenang.

“Agak sedikit waswas sih. Akhir-akhir ini sudah mulai giat jaga kebersihan diri, yaa mulai dari sering cuci tangan, Sering konsumsi air putih. juga Berdampak sama aktivitas harian, misal tempat jualan mulai sepi pengunjung Di public place gitu gak serame sebelum ada info Covid-19 ini. Rada waswas dan tapi tetep berusaha tenang aja sih, ” jelas Alya.

Selain mengharapkan perkuliahan diliburkan seperti mayoritas harapan mahasiswa lain nya. Alya juga berharap pejabat kampus menambahkan beberpa fasilitas pendukung untuk mempermudah mahasiswa melindungi diri dari penyebaran virus corona.

“Semoga kampus di liburkan dulu, kalau bisa kalau pun tidak bisa, minimal ada langkah dari pejabat kampus untuk mengurangi penyebaran virus. Ya setidaknya fasilitas tambahan seperti keran air dan sabun cuci tangan, sama tissue yang mudah di jangkau sama mahasiswa, supaya sama-sama meminimalisir penyebaran virus, ” harap Alya.

Bukan hanya mahasiswa semester atas saja yang angkat bicara Salma mahasiswi dari Akutansi Syariah semester 2 pun ikut angkat bicara mengenai penyebaran virus corona. Salma merasa tidak perlu terlalu takut akan virus corona ini.

“Kalau untuk saya pribadi sih, tidak terlalu menghiraukan akan hal tersebut sebab saya yakin tidak semua org bisa mengalami penularan virus corona dan saya juga tidak terlalu takut untuk beraktivitas di luar rumah karena saya yakin virus itu tidak semudah proses penularannya dan untuk antisipasi saya selalu membawa antiseptik untuk mmbersihkann tangan saya,” jelas Salma melalui via what’sapp.

Bukan hanya itu dari Salma sendiri berpendapat bahwa meliburkan aktivitas perkuliahan untuk saat ini belum lah di perlukn.

“Kalau menurut saya sih belum terlalu perlu untuk meliburkn mahasiswa sebab pasien yang sudh positf corona pun sudh mendapatkn pertolongan dari pihak rumah sakit jadi untuk apa mahasiswa diliburkan.” paparnya.

 

Reporter: Natalia Lestari

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here