MTQ Selenggarakan 4 Cabang Perlombaan

0
359

www.wartaiainpontianak.com – Club Qur’an IAIN Pontianak menyelenggarakan Musabaqah Tilawatil Qur’an atau yang biasa disingkat MTQ tingkat mahasiswa se-IAIN Pontianak dengan empat cabang perlombaan, yaitu cabang Tilawah, Syarhil, Tahfidz, dan Khottil Qur’an.
Musabaqoh bertempat di Masjid Syekh Abdul Rani Mahmud Al-Yamani, mengusung tema ‘Membangun Generasi Qur’ani di Era Digital’.

Irfan Alfiansyah (Manajemen Dakwah) selaku Co Bidang Acara mengatakan tujuan diselenggarakannya musabaqah ini.
“Tujuan Club Qur’an mengadakan ini yaitu untuk mencari bibit-bibit (khususnya mahasiswa baru) menjadi generasi Qur’ani, agar bisa mengisi Club Al Qur’an dan gemar membaca Al Qur’an,” ungkapnya.

Acara yang diketuai oleh Gusti Maulana (mahasiswa Manajemen Dakwah) ini hanya membutuhkan waktu persiapan selama satu bulan, dengan dana sekitar 5 – 6 juta rupiah yang sebagian berasal dari pihak IAIN Pontianak sendiri dan sebagian lagi berasal dari sponsor eksternal kampus.
Peserta yang mengikuti perlombaan ini menurut Irfan telah mencapai target, yaitu sebanyak 84 orang. Rinciannya antara lain, 21 orang dalam cabang Tilawah, Syarhil sebanyak 3 tim berisi 10 orang per tim, cabang Tahfidz sebanyak 21 orang, dan 12 orang yang mengikuti cabang Khottil Qur’an.

Juri MTQ juga mengambil dari internal dan eksternal kampus, antara lain untuk juri cabang Tilawah ada Ustadz Syu’aibi (dosen), Annisa Nurdin yang merupakan mahasiswa IAIN Pontianak sekaligus senior qoriah dalam bidang Tilawatil Qur’an, adapun juri dari luar IAIN Pontianak yaitu Ustadz Syarhil. Kemudian, untuk juara perlombaan dari seluruh cabang akan diumumkan pada saat penutupan, yaitu pada Sabtu, (05/10/2019) mendatang, pukul 19.30 WIB.

Irfan mengungkapkan harapannya untuk Club Qur’an untuk ke depannya semakin banyak peminat dan berharap Club Qur’an bisa menjadi salah satu alternatif cara untuk lebih mencintai Al Qur’an, kitab suci umat Islam.
“Kepada mahasiswa IAIN Pontianak agar senantiasa membaca Al Qur’an dan lebih mengamalkan nilai-nilai isi kandungan Al Qur’an itu sendiri.” tutupnya.

Reporter: Mei Hani Anjani

Editor: Syarifah Desy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here