MTQ Club Qur’an Beri Kesan Mendalam Bagi Nur Fadilah

0
566

www.wartaiainpontianak.com – Pontianak, 3 Oktober 2019, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) yang diselenggarakan oleh Club Qur’an IAIN Pontianak memberi kesan tersendiri bagi Nur Fadilah, mahasiswa semester tiga program studi Pendidikan Agama Islam.

Ia mengakui bahwa kali ini merupakan kali pertama ia mengikuti perlombaan cabang tilawah.
“Saya sering berlatih sejak di pesantren, namun biasanya saya hanya membawakan ayat suci Al Qur’an untuk pembukaan suatu acara,” ucapnya.

Peserta lomba cabang tilawah dengan nomor urut 8 itu juga mengatakan bahwa keikutsertaannya hanya sekedar iseng dan hanya untuk mencari pengalaman, bahwa menurutnya kalah menang itu urusan terakhir, tawakkal saja kepada Allah. Perasaannya mengikuti perlombaan ini membuatnya bahagia.
“Begini ya ternyata rasanya ikut lomba tilawah,” ungkapnya.

Adapun hal aneh terjadi pada saat sebelum perlombaan ialah ia menyadari dirinya salah berlatih dengan ayat Al Qur’an yang akan dibacakannya.
“Seharusnya saya baca surat Al Anfal ayat 65, tapi yang saya baca saat latihan malah ayat 66,”

Selanjutnya, ia sampaikan terima kasih kepada Club Qur’an karena telah menyelenggarakan acara MTQ tingkat mahasiswa se-IAIN Pontianak ini. Menurutnya, acara seperti ini bisa menjadi ajang melatih diri dan mengembangkan bakat qiroah mahasiswa.

Ia juga mengungkapkan kekecewaan dirinya karena saat pendaftaran ia tidak mengetahui bahwa setiap peserta bisa mengikuti lebih dari satu cabang lomba. Namun, karena waktu sudah sempit saat mengetahuinya yaitu saat technical meeting, jadi ia urungkan niatannya untuk mengikuti cabang lomba tahfidz.

Pesannya untuk peserta lomba lainnya bahwa teruslah berjuang dan terus mengikuti lomba-lomba seperti ini, karena ini bisa menjadi salah satu cara kita mendakwahkan Islam, terutama keindahan dan kemuliaan Al Qur’an. Saat ditanya adakah pesan untuk mahasiswa IAIN Pontianak, ia mengatakan pesannya yaitu agar terus membaca dan mempelajari Al Qur’an, “Jangan sampai kita yang berasal dari kampus Islam namun masih tertatih membaca Al Qur’an.” tutupnya.

Reporter: Mei Hani Anjani

Editor: Syarifah Desy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here