Hanif Al-Husni : Pemuda Enterprenuer Yang Berkarisma

0
416
Hanif Al-husni merupakan alumni dari LDK ( Lembaga Dakwah Kampus ) IAIN Pontianak sekaligus pengusaha muda.
Hanif Al-husni merupakan alumni dari LDK ( Lembaga Dakwah Kampus ) IAIN Pontianak sekaligus pengusaha muda.

wartaiainpontianak.com – Hanif Al-husni adalah alumni dari LDK ( Lembaga Dakwah Kampus ) IAIN Pontianak. Husni sekaligus juga merupakan pemateri dalam seminar nasional enterpreneur yang diselenggarakan oleh LDK As-Salam dan Husni juga sebagai pengusaha muda yang berpenampilan sederhana dengan mengenakan kaos, jaket dan celana panjang yang serba hitam dan juga topi berwarna hitam yang menambah karisma Husni. Dengan postur tubuh yang tidak semampai, Husni tetap memancarkan aura pengusaha dalam dirinya pada setiap penyampaian materi dari dirinya.

Setiap tutur kata yang dilontarkan mengandung makna yang membuktikan bahwa pertualangan Husni dalam meraih kesuksesan tidak semata-mata mencari kebahagiaan dunia saja, namun untuk kebahagiaan akhirat juga, dan ia sudah membuktikannya. Karena menurutnya, kebahagiaan akhirat jauh lebih abadi daripada kebahagiaan di dunia. Saat pembukaan, Husni menyampaikan kata-kata dengan penuh rasa. Terlebih lagi diiringi dengan instrumen musik yang lembut untuk mengiringi setiap kata yang Husni lontarkan. Allah dan Muhammad selalu ada pada setiap selipan kata per kata yang dilontarkan oleh Husni yang jelas membuktikan bahwa ketaqwaan Husni adalah kunci suksessannya saat ini. Semangat yang luar biasa juga ditunjukkan Husni dengan kepalan tangan dan suara Husni yang lantang. Serta Husni membuat sebuah jargon yaitu “Luar biasa, dahsyat, semangat, yes yes,”

Satu hal lagi yang menambah kehangatan suasana seminar adalah kelucuan yang terlontar dari Husni seperti air mengalir yang mengalir begitu saja. Namun tetap membuat tawa bahagia pada setiap orang yang berada dalam ruangan. Suasana seminar nasional menjadi sangat istimewa dengan pemateri yang mampu menghidupkan suasana dengan pengetahuan, pengalaman, prestasi dan semangat Husni.

Adapun kontrak training yang Husni buat yaitu : harus terus senyum, harus berbahagia, harus fokus, matikan ponsel atau alat panggil lainnya, dan semuanya bersenang senanglah. Setelah kontrak training di sampaikan, Husni langsung mencerikatakan bahwa seminar ini telah terlaksana di IAIN Pontianak sebanyak 3 kali. Seminar ini diambil dari sebuah fenomena pemuda saat ini yang terjadi di dunia yang pelaksanaan pendidikan, perdagangan dan apapun serba online. Dalam seminarnya, Husni juga menggunakan media visual seperti sebuah vidio tentang anak yang kecanduan terhadap gadget. Husni bukan hanya seorang enterpreneur, tetapi Husni juga seorang penulis. Salah satu buku yang diterbitkan oleh Husni pada tahun 2019 ini adalah buku dengan judul “Sukses Dengan Smartphone”. Dalam buku ini, Husni merangkum bagaimana cara berbisnis dengan sosial media melalui pengalaman dari orang-orang.

Pada tahun 2013 Husni mulai memasuki dunia training, pada masa itu ia pun dikirim untuk mengisi materi di beberapa sekolah dan kampus, hingga ia pun bisa bertemu dengan mahasiswa nasional. Lalu di tahun 2016, Husni bertemu dengan salah satu guru yang mengajarinya hingga ia bisa dikirim ke nasional. Hingga saat ini Husni juga sudah menulis beberapa buku seperti cinta khatulistiwa yaitu novel yang di tulis secara tim, yang kedua yaitu hati-hati dengan dakwah, terakhir yaitu sukses dengan smartphone, yang akan launching di Bandung, Jawa barat. Selain melakukan training, Husni juga melakukan usaha sampingan yaitu usaha online, yang menjual produk-produk kesehatan dan kosmetik dari HNI HPAI pada tahun 2015.

Dengan kesibukan yang dilakukan Husni pada saat itu, membuat kuliahnya sedikit terlambat. Namun, Husni membantah bahwa kuliahnya terlambat bukan karena ia mengikuti training. Melainkan dia yang malas untuk menyusun skripsi nya tersebut. Walau sebenarnya Husni juga merasa kesulitan jika di tuntut oleh orang tua nya untuk segera menyusun skripsi. Bukan karena itu juga, pria yang baru wisuda pada tanggal 24 Oktober lalu ini, juga mengatakan bahwa dalam beberapa training sering berbicara “Sukses sebelum Lulus Kuliah” sedangkan kuliahnya belum sukses. Setelah dirasa Husni memiliki niat yang benar-benar akurat, ia pun dengan fokus dan tujuan sudah menyelesaikan skripsinya tahun ini dan sudah menjadi wisudawan pada 24 Oktober 2019 lalu.

” Untuk teman-teman pemuda pastikan setiap yang ingin dilakukan diawali dengan niat dan tujuan yang jelas. Karena dengan niat dan tujuan itu bakal menjadi sebuah energi besar untuk mencapai impian yang kita inginkan dan satu lagi impian jangan nanggung, karena Allah maha besar kalau pun mimpi kita masih kecil, maka upgrade kan menjadi besar. ” tutup Husni.

Reporter : Feby Kartikasari dan Jhihan Rahmadhani

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here