Revolusi Mental Versi Mahasiswa KKL

0
387

wartaiainpontianak – Mahasiswa KKL (Kuliah Kerja Lapangan ) IAIN PONTIANAK gelar kerja bakti membersihkan parit yang tersumbat akibat sampah yang menumpuk di dusun Palangkeran pada Jum’at (02/8/2019).
Kegiatan kerja bakti dilaksanakan pada pukul 08.00 WIB hingga pukul 09.30 WIB. Sekitar 12 orang yang terdiri dari 7 laki-laki dan 5 orang perempuan bersama-sama membersihkan parit yang tersumbat sampah. Mereka adalah mahasiswa KKL (Kuliah Kerja Lapangan) IAIN Pontianak yang ditugaskan di Desa Semparong Parit Raden tepatnya Dusun Palangkeran.
Kegiatan berlangsung lancar meski dengan alat seadanya hasil pinjaman dari warga setempat. Warga pun antusias terhadap kegiatan mahasiswa KKL yang berinisiatif membersihkan parit yang tersumbat sampah sehingga menjadikan aliran parit lancar dan tidak bau lagi.
“Dari kegiatan tersebut harapan kami adalah semoga hasil dalam kegiatan ini mampu membawa mahasiswa IAIN dalam berbakti terhadap masyarakat dan semoga dengan kegiatan gotong royong menjadikan pelajaran bagi mahasiswa sehingga nantinya mampu membawa mahasiswa mewujudkan Indonesia yang lebih baik lagi,” tutur Arianton selaku ketua kelompok 7 KKN (Kuliah Kerja Nyata) Tematik IAIN Pontianak.
Selain itu, kerja bakti ini juga merupakan salah satu bentuk revolusi mental dan mendukung gerakan Indonesia bersih. Dengan adanya kerja bakti tersebut dapat menyadarkan masyarakat untuk lebih menjaga lingkungan dan tidak sembarangan membuang sampah terutama disungai. Karena itu dapat berdampak pada aliran sungai dan membuat sungai jadi tercemar. kegiatan ini merupakan salah satu program kerja yang dilaksanakan setiap hari jum’at oleh Mahasiswa KKL IAIN Pontianak kelompok 7.

Penulis : Wahyu Kusuma Dewi

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here