Uji Kompetensi Mahasiswa Prodi PGMI Tampilkan 20 Tarian Daerah

0
573
Foto bersama Peserta Uji Kompetensi Mahasiswa Prodi PGMI di Gedung Sport Center IAIN Pontianak, Kamis (27/6/2019).
Foto bersama Peserta Uji Kompetensi Mahasiswa Prodi PGMI di Gedung Sport Center IAIN Pontianak, Kamis (27/6/2019).

wartaiainpontianak.com – Kegiatan Uji Kompetensi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Semester Empat Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak dilaksanakan pada Kamis (27/6) di Gedung Sport Center IAIN Pontianak. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Rektor III IAIN Pontianak, Dr. Abdul Mukti, M.A.

Ketua Panitia Uji Kompetensi Mahasiswa Prodi PGMI Semester Empat, Surya Wahyudinata mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan oleh Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah dan bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah.

Surya mengatakan bahwa pembentukan kepanitiaan tersebut sudah dibentuk pada 25 Mei 2019. “Kendala dalam kegiatan ini dari segi perekrutan panitia, karena banyak mahasiswa yang dekat ini akan Ujian Akhir Semester. Selain itu, kami kewalahan dalam mem-back up kegiatan ini” ujar Surya Wahyudinata.

Dalam kegiatan tersebut, Surya menyebut ada 122 mahasiswa yang berpartisipasi dalam kegiatan Uji Kompetensi. “Ada 20 kelompok dan 20 tarian yang terbagi atas beberapa kelas di Prodi PGMI semester 4,” tutur Surya Wahyudinata.

Sabela Febriana, peserta Uji Kompetensi Prodi PGMI perwakilan Kelompok 8 mengatakan, persiapan dalam mengikuti Uji Kompetensi ini dilakukan saat awal perkuliahan. “ Sudah diberi tahu akan ada Uji Kompetensi sebagai salah satu Ujian Akhir Semester (UAS) pada mata kuliah Seni Tari,” kata Sabela Febriana.

Nia Amirah Rif’ad mengatakan dosen pengampu mata kuliah Seni Tari selalu memberi motivasi dalam mempersiapkan Uji Kompetensi ini. “Untuk tariannya dibantu langsung oleh dosen, kemudian kami disuruh untuk memilih permainan dan dikaitkan dengan budaya borneo atau di Kalimantan Barat, budaya yang banyak adalah Melayu dan Dayak, jadi kami memilih salah satu dari budaya yang ditawarkan,” tutur Nia Amirah Rif’ad.

Sabela juga menanggapi  bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan yang responsif. “Selain positif, kegiatan ini memajukan Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah agar dikenal banyak oleh orang atau potensi kami digali lagi oleh para dosen. Tidak hanya itu, kegiatan ini sangat cocok buat kami selaku mahasiswa Prodi PGMI.” ujar Sabela.

Mereka berharap bisa membanggakan dan menaikkan Program Studi PGMI agar banyak dikenal orang dan membanggakan IAIN Pontianak untuk alih status menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Pontianak. Selain itu, harapan besar sebagai calon guru agar bekal nanti pada saat mengajar.

Reporter : Hendra Gunawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here