Jalan Kampus Tergenang Sulitkan Mahasiswa

0
852
Kondisi ruas jalan utama IAIN Pontianak tergenang air sehingga menyulitkan pengendara dan pejalan kaki. (foto: WARTA/RAHMAT)
Kondisi ruas jalan utama IAIN Pontianak tergenang air sehingga menyulitkan pengendara dan pejalan kaki. (foto: WARTA/RAHMAT)

wartaiainpontianak.com – Salah satu ruas jalan utama di lingkungan kampus IAIN Pontianak tergenang air dan membuat mahasiswa kesusahan. Khususnya mahasiswa yang lewat dengan berjalan kaki, Selasa, 23 April 2019.

Setiap kali turun hujan, jalan tersebut selalu tergenang dengan warna air yang sangat keruh dan membuat kubangan lumpur. Ketinggian air yang tergenang diperkirakan mencapai 20 cm atau sampai betis orang dewasa.

Selasa (23/4), terlihat kendaraan bermotor mengambil jalur tepi yang sangat berdekatan dengan pembatas jalan. Hal tersebut dikarenakan pengendara menghindari lubang yang tidak tampak dalam genangan air itu.

Nur salah satu mahasiswa IAIN Pontianak, jurusan managemen bisnis syariah menuturkan keadaan jalan yang tergenang membuat pejalan kaki kesulitan untuk lewat dan hilir mudik di kampus. “Adanya genangan air seperti ini susah untuk lewat khususnya pejalan kaki,” ujarnya.

Dia menambahkan keadaan jalan yang tergenang seperti itu harus diberikan saluran air di bahu jalan. “Di samping untuk airnya keluar dari jalan,” tutur mahasiswa semester empat tersebut.

Genangan yang berada tepat di depan gedung Sport Center tersebut telah merusak beberapa bagian trotoar jalan hingga fisik jalan itu sendiri. Bahkan pasir dari jalan tersebut sudah tampak terlihat. Belum lagi ditambah dengan lalu lintas kendaraan mahasiswa semakin membuat jalan tersebut memperparah kerusakan.

Melihat hal ini, timbul beberapa keresahan mahasiswa. Di antaranya Dimas, mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab ( FTIK). Dimas merasa sangat resah melihat genangan air tersebut  yang tak kunjung surut.”Saya kecewa dengan keadaan jalan kampus seperti ini, belum lagi ditambah dengan lubang yang lebar membahayakan mahasiswa yang berkendaraan melintasi jalan itu. Itu benar-benar harus diperhatikan,” ungkap Dimas.

Mahasiswa semester enam  tersebut hanya bisa berharap ke depan agar genangan air di ruas jalan kampus diperhatikan secara serius oleh pihak kampus. “Walaupun hanya genangan air seperti ini, jangan sampai sudah timbul korban jiwa baru ada respon yang serius daru pihak kampus,” ucapnya.

Reporter : Rahmat Hidayah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here