Lulus Terbaik IAIN, Septi Ulet dalam Belajar

0
1331
Septi, Wisudawati terbaik IAIN Pontianak 2019.
Septi, Wisudawati terbaik IAIN Pontianak 2019.

wartaiainpontianak.com – Salah satu mahasiswi program studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) berhasil menyambet gelar wisudawati terbaik se-IAIN Pontianak. Wisuda sarjana dan pasca sarjana meluluskan 431 mahasiswa pada Kamis pagi 28 Maret 2019 di Sport Center IAIN Pontianak.

Septi Dwitasari menjadi yang terbaik diantara 431 mahasiswa di empat fakultas dengan IPK 3.88. Dia menjadi lulusan tercepat dengan masa studi 3 tahun 7 bulan 2 hari.

Pada momen wisuda itu, Jasimin , ayahanda Septi Dwita Sari datang untung menyaksikan momen terindah anaknya. Jasimin meraut wajah senang bercampung haru saat mendengar nama anaknya disebut menjadi lulusan terbaik.

Jasimin merasa senang dan bersyukur secara mendalam, sebab kata dia itu semua didapatkan karena anaknya sangat tekun dalam belajar. ” Septi selalu giat menimba ilmunya dari tinggakt SD, SMP, SMA dan Kuliah,” ujar Ayah Septi itu.

Septi sapaan akrabnya, pernah menimba ilmu di salah satu pesantren di Kota Singkawang. “ Septi tu orangnya mandiri karena dari kecil sampai kuliah jauh dari orang tuanya, namun kalo masalah ilmu dia sangat ulet,” ujar Jasimin.

Septi bangga atas capaian terbaik dalam masa studinya. “Alhamdulillah yang pastinya bangga sekali ini merupakan pencapaian saya selama ini,” kata dia.
Proses yang panjang dia lalui bersama teman-temannya membuahkan hasil sehingga bisa merayakan wisuda bersama-sama.

“Kalo masalah proses sih sama aja dengan yang lain cuma untuk semester akhir kita harus mengorbankan diri kita seperti kita jadi agak kurang sosialisasi dengan teman-teman karena ya itu ingin cepat selesai,” tutur Septi.

Selain berbangga atas prestasi, ada hal lain yang menambah kegembiraan Septi. Yakni dapat merayakan prosesi wisuda bersama teman-teman seperjuangannya selama kuliah.

Menurut Septi pencapaian ini tidak lepas dari strategi belajar yang sudah ia terapkan dari awal. Begitupun, doa yang tertuju beserta motivasi orang tua yang tak pernah berhenti.

Namun untuk rencana ke depan, Septi mengucapkan bahwa dia tidak terlalu ambisi untuk hal-hal lain ke depan. “Mungkin saya tidak terlalu ambisi untuk masa depan saya jadi saya selalu jalani apa saja yang bisa di,” ucap Septi.

Septi berpendapat tjuan kuliah dia memang ingin meraih profesi menjadi guru. “Habis wisuda ini saya akan fokus ke SD untuk mengajar dengan ilmu yang saya peroleh selama kuliah ini. Nah untuk menghadapi kedepannya lagi ya kita tinggal ikuti bagaimana prosesnya,” ucapnya.

Septi, sebagai mahasiswi terbaik, menuturkan bahwa perkumpulan dengan orang-orang yang bisa memberikan diri motivasi adalah hal penting. Agar ke depan lebih baik. “Sehingga mendapatkan hasil yang memuaskan, namun, perlu diingat jangan berkumpul dengan sesuatu yang tidak bermanfaat sehingga menghabiskan waktu yang lama untuk kuliah sehingga banyak menghabiskan uang orang tua hanya untuk berfoya-foya,” kata dia.

Bagi Septi berkumpul dengan orang sukses akan lebih momotivasi sehingga membuat kita lebih semangat dalam mengerjakan tugas, baik skripsi maupun tugas-tugas lainnya.

Reporter : Liana, Fitriani Purbowati Ningsih

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here