Diesnatalis Mapala IAIN, Tingkatkan Kesolidan dengan Fun Climbing

0
661

wartaiainpontianak.com – Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Enggang Gading adakan fun climbing di Lapangan Latihan Panjat Tebing IAIN Pontianak, Kamis 22 Maret 2019.

Abdul Latief, Ketua Umum Mapala Enggang Gading IAIN Pontianak mengatakan kegiatan tersebut dalam rangka Diesmaulidiyah yang ke 21 Mapala Enggang Gading.

Abdul Latief mengatakan agenda ini bertujuan menjalin silaturahmi antar sesama mapala yang ada di Kalbar bahkan nasional. ” Kita mengumpulkan kawan-kawan biar ada partisipasi dan terjalin kesolidan,” ujarnya.

Selain itu, Latief menambahkan kegiatan tersebut diharapkan dapat memupuk motivasi kawan-kawan yang mempunyai bakat sehingga bisa berprestasi sampai ke tingkat Porprov dan Kejurprov.

Tidak cukup untuk memperat solidaritas saja, Mapala ingin mengenalkan mapala dan programnya kepada masyarakat kampus. “Misalnya ekspedisi ke masyarakat untuk membantu mengedukasi tentang menyayangi lingkungan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Iwan Efendi, salah satu peserta fun climbing menuturkan kegiatan ini bagus dan sangat bermanfaat. “Saya senang, dari kawan-kawan panitianya welcome, dan rasa kekeluargaannya dapat,” tutur anggota Gerakan Mahasiswa Pecinta Alam Regenerasi (Gempar) FKIP Universitas Tanjungpura.

Dia bercerita awal memanjat dirinya mengaku gerogi dan tegang. ” Saye tu sebenarnya udah jarang manjat, dan meskipun begitu tadi berhasil sampai top (finish),” katanya.

Memanjat atau kegiatan climbing menurut dia mesti punya strategi. Kata Iwan, trik yang mesti dilakukan pertama sebelum manjat yakni harus menentukan jalur dan mengenali jalur,” ucapnya.

Selain faktor power yang kuat, keberhasilan dalam memanjat juga ditentukan oleh teknik. Kata Iwan kunci lain adalah jangan terlalu tergesa-gesa. “Kesulitan ketika melewati di atas heng di bawah rup itu,” ucapnya ketika ditanya tentang kesulitan yang ia alami ketika memanjat.

Senada dengan yang disampaikan Abdul Latief, Iwan pun mengatakan poin utama dalam kegiatan ini untuk menjalin silaturahmi sesama mapala. “Kita bisa mengenal sesama mapala lain. Manfaat dari segi manjat bisa meningkatkan fisik dan kesehatan, pun melatih konsentrasi,”

Mira Sutryani, ketua panitia Diesnatalis mengatakan selain fun climbing mapala juga mengadakan berbagai macam lomba.
“Akan ada lomba makan kerupuk, kelereng, dan tiup balon dalam air,” ujarnya.

Menurut Mira Sutryani kegiatan ini diadakan agar dapat mempererat silaturahmi antar semua mapala se-Kalbar. Selain itu meningkatkan bakat dan minat panjat tebing. “Mapala bukan hanya jalan-jalan tapi juga kegiatan yang bermanfaat untuk masyarakat,” kata Mira Sutryani.

Reporter : Imam Maksum

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here