Menuntut Ilmu Tak Boleh Ada Kata Henti

0
552

Penulis : Uti Zakaria Ansari (Mahasiswi PAI IAIN Pontianak)

Menuntut ilmu adalah suatu usaha yang dilakukan seseorang untuk merubah tingkah laku dan prilaku ke arah yang lebih baik. Karena pada dasarnya ilmu menunjukan jalan menuju kebenaran dan meninggalkan kebodohan.

Seseorang harus memulai dengan ilmu sebelum beramal. Maksud dari beramal adalah melakukan kegiatan atau melakukan suatu pekerjaan. Dalam melakukan suatu pekerjaan manusia dituntut mengetahui ilmunya dari pekerjaan tersebut. Karena dengan mengetahui ilmunya pekerjaan akan lebih terarah dan tidak berantakan.

Islam diturunkan sebagai rahmatan lil alamin (Rahmat bagi seluruh alam). Untuk itu, maka diutuslah Rasulullah SAW untuk menjadi suri tauladan manusia melalui pendidikan. Pendidikan yang mengantarkan manusia pada derajat yang lebih tinggi. Yaitu orang-orang yang berilmu.

Ilmu yang dipandu dengan keimanan inilah yang mampu melanjutkan warisan beharga berupa ketaqwaan kepada Allah SWT. Dengan pendidikan yang baik, tentu akhlak manusia akan menjadi baik. Tapi kenyataan dalam hidup ini, banyak orang yang menggunakan akal dan kepintarannya untuk maksiat. Banyak orang pintar dan berpendidikan justru akhlaknya lebih buruk dari pada orang yang tidak pernah sekolah.
Hal itu terjadi karena ketidakseimbangan antara ilmu dunia dan akhirat. Orang yang berpengetahuan luas tapi tidak tersentuh oleh ilmu agama maka dia akan sangat mudah terkena bujuk rayu syaitan untuk merusak bumi. Bahkan melakukan tindak kejahatan sesama manusia dengan berbagai macam cara.

Menutut ilmu adalah sebuah jalan menuju ke surga. Lantas menuju surga pun banyak rintangannya. Artinya menuntut ilmu juga dikelilingi oleh rintangan-rintangan.

Seorang Guru SDN 1 Tumbang Titi yang bernama Suriya Hadi Kusuma S.Pd. pernah mengucapkan kepada penulis bahwa anak muda generasi bangsa jangan pernah putus asa terhadap kegagalan. Jika proses belajar ditemukan berbagai macam kesalahan, maka segera perbaiki. Sebab kesuksesan berawal dari kegagalan.

Dosen filsafat IAIN Pontianak, Eka Hendry AR,S.Ag.,S.Pd.,M.Si. mengibaratkan orang berilmu seperti padi. Semakin berisi semakin merunduk kebawah. Begitu juga dengan orang yang berilmu, semakin banyak ia punya ilmu maka semakin hormat ia kepada orang lain.

Islam menjelaskan bahwa menutut ilmu itu hukumnya wajib bagi setiap muslim. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW yang terdapat dalam kitab Hidayatus salikin karangan Syakh Abdussomad Al Falimbani. Bahwasanya malaikat merendahkan segala sayapnya bagi orang yang menuntut ilmu karena sangat suka ia dengan perbuatanya itu.

Allah juga akan meninggikan orang-orang yang berilmu. Sebagaimana terjemah firman-Nya dalam QS-Mujadilah :11 bahwa Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat.

Untuk itu kita selaku pelajar, mahasiswa atau kaum intelektual jangan pernah berhenti bahkan menyerah menuntut ilmu. Karena dengan ilmu kita bisa menjalani kehidupan di dunia ini dengan baik dan menuju kepada akhirat yang merupakan tempat terakhir kita.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here