Jawab Permasalahan Mahasiswa, HMJ Manajemen Dakwah Adakan Meet and Greet

0
795

wartaiainpontianak.com – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Manajemen Dakwah adakan kegiatan Meet and Greet, yang mana kegiatan tersebut hanya diikuti oleh mahasiswa jurusan Manajemen Dakwah dari semester satu hingga alumni. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Teater lantai dua Biro AUAK Minggu, 2 Desember 2018. Kegiatan ini mengusung tema ” Mengetahui Jejak dan Harapan Jurusan Manajemen Dakwah”.

Adapun pemateri yang hadir dalam kegiatan tersebut yaitu Santa Rusmalita, yang merupakan kajur dari jurusan Manajemen Dakwah, serta Cucu Nurjamilah selaku Demisioner Kajur tahun 2014. Kedua pemateri inilah yang akan menjelaskan jejak-jejak dari terbentuknya jurusan Manajemen Dakwah hingga saat ini mempunyai akreditasi B.

Ketua panitia Aminullah, menjelaskan bahwa kepanitian dalam kegiatan ini terbentuk sebulan yang lalu, dan persiapan ini dikerjakan semaksimal mungkin, agar berjalan dengan baik.
“Tujuan dari kami mengabil tema ini merupakan wujud dari mahasiswa Manajemen Dakwah, dan sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menjawab permasalahan-permasalahan dari mahasiswa agar mengenal nama-nama dosen yang ada di jurusannya, terutama kajur yang pernah menjabat di jurusan tersebut, dan juga mengenal lebih dalam tentang jurusan manajemen agar lebih jelas, khususnya bagi mahasiswa manajemen Dakwah semester satu, dan tidak ada lagi mahasiswa yang tidak mengenal dosenya, serta menyebut dosenya dengan mata kuliah, seperti pak Fiqih, Bu Manajemen Masjid, atau lain sebagainya,” ucap Ridwan selaku ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah.

Diakhir penyampai sambutan Ridwan menjelaskan dalam manajemen kita punya perencanaan dan tujuan yang harus di capai sesuai dengan harapan jurusan manajemen dakwah.

Santa Rusmalita menjelaskan bahwa profil program studi Manajemen Dakwah, tertuang dalam kerikulum MD, profil lulusan, manajer lembaga dakwah, menajer haji dan umrah, menajer zakat infak dan sedakah, mengelola masjid profesional, dan wirausaha dalam bidang event organaizer. “Di dalamnya itu terdapat persaingan, untuk itu di perlukan kopetensi khusus, tidak hanya berada di satu fokus,” tuturnya.

Menurut penjelasan dari Cucu Jamilah di bukanya jurusan Manajemen dakwah di Kalbar yaitu melihat kondisi masyarakat umat islam yang membutuhkan sarjana yang kompeten, dan profesional dalam mengelola, serta melahirkan lembaga dakwah, hal ini merupakan tantangan dakwah yang harus dilewati.

Harapan dari lulusan jurusan Manajemen Dakwah dapat mengelola lembaga ekonomi, baik dalam media elektronik maupun secara langsung. Kemudian di harapkan mampu mengaplikasikan ilmu, menjadi mitra kerja jurusan manajemen dakwah, melakukan jaringan dengan berbagai lembaga dakwah sesuai kerikulum, dan melakukan kerja sama dengan instansi-instansi. Tutur ketua jurusan (Kajur) 2014 kepada peserta yang hadir di kegiatan tersebut.
Di akhir acara, panitia juga menghadirkan hiburan dari baka-bakat yang ada di setiap mahasiswa mulai dari tarian, akuistik, puisi, sholawat, dan ditutup dengan tukar kado dari semesrer satu hingga semester lima.

Reporter : Napipah Badryah

Editor : Adhe Siti Fatimah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here