Sumber Foto : Jurnalis LPM Warta
wartaiainpontianak.com- Sejumlah Aliansi Serikat Buruh melakukan unjuk rasa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Barat untuk menuntut hak-hak mereka sebagai pekerja buruh pada Kamis, 02 Mei 2024.
Seruan aksi tersebut menuntut enam poin dalam aksi tahun ini, yakni upah, kepastian kerja, K3, pencabutan omnibus law, perlindungan buruh perempuan, dan mendorong penetapan RUU Perlindungan Buruh Sawit (PBS).
Futina Tahilili S.E. Selaku Kabag Umum dan Keuangan DPRD, turut menanggapi dan memfasilitasi aksi demo tersebut karena para dewan tidak berada di kantor DPRD. Mereka akan kembali pada tanggal 4 Mei 2024.
“Para dewan lagi kosong dan sedang melakukan kegiatan di luar. Mereka akan kembali ke kantor pada tanggal 4 Mei 2024,” Ungkap Futina.
Firmansyah selaku koordinator lapangan menanggapi hal ini dengan sedikit kekecewaan karena anggota dewan tidak berada di tempat tersebut.
“Sebenarnya sedikit kecewa karena anggota dewan perwakilan kita di parlemen tidak ada, jadi diterima oleh sekretariat,” Ujar Firmansyah.
Ia juga menambahkan bahwa jika pihak anggota dewan tidak menanggapi hal ini, maka Aliansi Serikat Buruh akan melakukan aksi lanjutan sampai DPR menanggapi hal tersebut.
“Aksi hari ini jika tidak berjalan seperti yang disampaikan pada saat pertemuan tadi, mungkin kita akan melakukan aksi lanjutan atau aksi piket sampai DPR dapat menemui kawan-kawan buruh,” Tutupnya.
Penulis : Aghis
Penyunting : Tim Redaksi
![]()






