Sabtu, April 13, 2024
BerandaBeritaPartisipasi Rendah di PEMIRAMA FTIK IAIN Pontianak

Partisipasi Rendah di PEMIRAMA FTIK IAIN Pontianak

Sumber Foto : Jurnalis LPM Warta

 

wartaiainpontianak.com- Komisi Pemilihan Raya Mahasiswa (KPRM) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) menyelenggarakan Pemilihan Raya Mahasiswa (PEMIRAMA), tepatnya di selasar gedung FTIK Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak pada Rabu, 3 April 2024.

Pencoblosan untuk pemilihan calon Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) melibatkan partisipasi dari seluruh anggota mahasiswa yang terdaftar di FTIK.

Yusron, selaku salah satu partisipan menyayangkan kurangnya partisipasi mahasiswa FTIK pada PEMIRAMA kali ini. Ia berharap mahasiswa lebih peka pada demokrasi kampus, agar demokrasi di kampus terjaga.

“Kalau menurut saya sih PEMIRAMA di bulan puasa ini cukup oke banget sih, karena menjadi awal untuk kita belajar bersabar tentang apa yang kita inginkan. Alhamdulillah mahasiswa FTIK turut ikut berpartisipasi dalam pesta demokrasi, walaupun nda banyak yah. Cuman saya harapkan untuk partisipasi FTIK ini harus lebih dibanyakkan karena demokrasi tidak hanya di luar kampus saja tapi juga dikampus terutama di FTIK ini banyak sekali demokrasi yang perlu kita pelajari,” Ujar Yusron.

Berdasarkan hasil keputusan rapat bersama KPRM & PANWASRAM FTIK 2024 dalam berita acara, disimpulkan bahwa tidak terdapat surat suara cadangan sebesar 2% dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan Daftar Pemilih Khusus (DPK).

Riandika, selaku ketua KPRM, meyakinkan bahwa tidak akan ada kekurangan surat suara karena tidak semua mahasiswa berpartisipasi dalam pemilihan.

“Jadi itu sebenar nya ada surat cadangan 2% itu untuk mengantisipasi surat suara yang rusak, apabila saat pencoblosan terdapat kesalahan terhadap surat suara sehingga terjadi koyak. Tetapi barang ini kan banyak, juga masih banyak yang apatis dan tidak dari semua angkatan 2019 itu hadir untuk ikut mencoblos jadi surat suara itu tidak mungkin kurang, ngaca di institut kemarin dan tidak mungkin kalau di kampus nama nya ada DPT dan DPK,” Tutup Riandika.

 

Penulis : Rollinny

Penyunting : Tim Redaksi

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments